<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>digitaLmbuL's FiLes &#187; Automotive</title>
	<atom:link href="http://digitalmbul.com/blogs/tag/automotive/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://digitalmbul.com/blogs</link>
	<description>cerita-cerita dari Rio</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 May 2012 11:20:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Sayembara Logo RSA</title>
		<link>http://digitalmbul.com/blogs/2008/06/12/sayembara-logo-rsa/</link>
		<comments>http://digitalmbul.com/blogs/2008/06/12/sayembara-logo-rsa/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Jun 2008 05:02:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>digitalmbul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Automotive]]></category>
		<category><![CDATA[RSA]]></category>
		<category><![CDATA[sayembara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://digitalmbul.com/blogs/?p=416</guid>
		<description><![CDATA[Copy Paste Om Caplang, panitia Sayembara Logo..hehehehe RSA (Road Safety Association) tadinya bernama Forum Safety Riding Jakarta. Kumpulan para bikers ibukota dan sekitarnya yang peduli dengan situasi jalanan yang semakin bikin gerah tak hanya karena sengatan udara tapi juga kelakuan pengendara. Berbekal keinginan yang sama akhirnya berkumpul dan membentuk wadah yang hingga saat ini masih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.caplang.net/2008/06/12/sayembara-logo-rsa/">Copy Paste Om Caplang</a>, panitia Sayembara Logo..hehehehe</p>
<p><strong>RSA</strong> (<em>Road Safety Association</em>) tadinya bernama Forum Safety Riding Jakarta. Kumpulan para bikers ibukota dan sekitarnya yang peduli dengan situasi jalanan yang semakin bikin gerah tak hanya karena sengatan udara tapi juga kelakuan pengendara. Berbekal keinginan yang sama akhirnya berkumpul dan membentuk wadah yang hingga saat ini masih independen; mengandalkan sumbangsih anggotanya baik dalam hal tenaga, waktu dan materi tanpa sponsor apa pun. SUKA dan RELA menjadi pilihan utama. Ga suka dan ga rela silakan minggat saja.</p>
<p>Bertahun berada di milis yang sama, mengikuti dan mengadakan berbagai kegiatan, liputan di sana-sini mulai menjadi agenda. Cita-cita mengadakan SRC (Safety Riding Course) di tingkat RT target selanjutnya. Belum lama memperluas wilayah bermainnya dengan situs RSA. Sedang mencari logo yang tepat. Dan harap maklum bila hadiahnya tidak seberapa, namanya juga SUKA dan RELA.  </p>
<p>Visi dan Misi RSA</p>
<p>VISI :<br />
Menciptakan budaya tertib berlalu lintas yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.</p>
<p>MISI:<br />
1. Mengurangi angka kecelakaan lalu lintas</p>
<p>2. Memberikan pemahaman dan keterampilan berkendara yang aman serta nyaman kepada seluruh pengguna jalan.</p>
<p>3. Menjadi partner bagi pihak berwenang, instansi terkait, dan pihak lain dalam merealisasikan visi organisasi</p>
<p>4. Sebagai penyedia informasi bagi masyarakat mengenai :<br />
a. Angka kecelakaan<br />
b. Jumlah Pelanggaran berlalu lintas<br />
c. Sarana &#038; Prasarana jalan<br />
d. Visualisasi prilaku berlalu lintas<br />
e. Peraturan berlalu lintas</p>
<p>Persyaratan logo:<br />
1. Logo harus mempunyai makna yang berkaitan dengan visi dan misi Road Safety Association.</p>
<p>2. Bentuk/warna logo simple, untuk mempermudah aplikasi di bordiran baju atau lainnya nanti<br />
- Gambar dalam bentuk Vector (cdr), dengan thumbnails JPG, (view sample, max 600×800)<br />
- Bila memungkinkan, dibuat versi transparent background, untuk peletakan pada halaman Web RSA<br />
- Untuk format JPG atau TIFF dengan resolusi 300dpi.</p>
<p>3. Pemenang akan mendapat imbalan <strong>Rp. 250.000 </strong>dan logo sepenuhnya akan menjadi milik Road Safety Association.</p>
<p>4. Sayembara akan ditutup pada tanggal <strong>30 Juni 2008</strong>.</p>
<p>5. Lokasi sayembara akan dilaksanakan di weblog Edy Caplang: http://www.caplang.net. Logo dikirimkan ke caplang[at]gmail[dot]com dengan subyek email Logo RSA dan akan dipajang di halaman <a href="http://www.caplang.net/sayembara-logo-rsa/">Sayembara Logo RSA</a>.</p>
<p>6. Pemenang sayembara akan diumumkan tanggal <strong>4 Juli 2008 </strong>melalui <a href="http://www.caplang.net">weblog ini </a>dan langsung ke email pemenang.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
tambahan dari gue..<br />
maap&#8230;hadiahnya dikit&#8230;.tapi yang penting..suka rela&#8230;bwakakakakakkk&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://digitalmbul.com/blogs/2008/06/12/sayembara-logo-rsa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Biaya Parkir Motor</title>
		<link>http://digitalmbul.com/blogs/2008/06/04/biaya-parkir-motor/</link>
		<comments>http://digitalmbul.com/blogs/2008/06/04/biaya-parkir-motor/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Jun 2008 03:35:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>digitalmbul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Automotive]]></category>
		<category><![CDATA[motor]]></category>
		<category><![CDATA[parkir]]></category>
		<category><![CDATA[report]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://digitalmbul.com/blogs/?p=412</guid>
		<description><![CDATA[Itung2an anak kecil.. 1 lot parkir mobil = Rp. 2000/jam 1 lot parkir motor = Rp. 1000/jam Ruang: 1 lot parkir mobil = 4 lot parkir motor dalam kondisi spasi antar motor yang relevan Kalau mau fair, harga parkir motor = ¼ x Rp. 2000 = Rp. 500 Kenyataannya : 1 lot parkir mobil = [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Itung2an anak kecil..</p>
<p>1 lot parkir mobil = Rp. 2000/jam<br />
1 lot parkir motor = Rp. 1000/jam</p>
<p>Ruang:<br />
1 lot parkir mobil = 4 lot parkir motor dalam kondisi spasi antar motor yang relevan<br />
Kalau mau fair, harga parkir motor = ¼ x Rp. 2000 = Rp. 500</p>
<p>Kenyataannya :<br />
1 lot parkir mobil = 8 lot parkir motor bahkan 10 motor</p>
<p>Berarti harusnya motor bebek bayarnya,<br />
1/10 x Rp. 2000 = Rp. 200/jam<br />
So selisih untuk motor bebek mereka masih punya Rp. 800 dari tarif yang diberlakukan.</p>
<p>Lot Parkir motor minimal menampung 100 motor,<br />
100 x Rp. 800 = Rp. 80.000/jam<br />
Dengan operasional 9 jam, mereka punya selisih Rp. 720.000 kondisi statis, tidak dihitung traffic keluar masuk…</p>
<p>So…<br />
Sebetulnya, motor harusnya mendapatkan pelayanan yang sama dengan halnya mobil…hmm…</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://digitalmbul.com/blogs/2008/06/04/biaya-parkir-motor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Etika Parkir</title>
		<link>http://digitalmbul.com/blogs/2008/06/03/etika-parkir/</link>
		<comments>http://digitalmbul.com/blogs/2008/06/03/etika-parkir/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Jun 2008 07:25:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>digitalmbul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Automotive]]></category>
		<category><![CDATA[etika]]></category>
		<category><![CDATA[parking]]></category>
		<category><![CDATA[rules]]></category>
		<category><![CDATA[Safety]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://digitalmbul.com/blogs/?p=410</guid>
		<description><![CDATA[Sering kali, ketika kita telah sampai pada tujuan, entah itu gedung perkantoran, ataupun pusat perbelanjaan lalu dihadapkan dengan kondisi parkir yang semerawut. Tentu saja hal ini akan berpengaruh kepada kondisi mental setelah kita melakuka parkir kendaraan. Berikut, sharing tips untuk beretika sewaktu memarkirkan kendaraan,   ·         Pada pertama kali anda datang ke lokasi parkir, pastikan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; mso-margin-top-alt: auto; mso-margin-bottom-alt: auto;"><span style="font-size: 12pt; font-family: ">Sering kali, ketika kita telah sampai pada tujuan, entah itu gedung perkantoran, ataupun pusat perbelanjaan lalu dihadapkan dengan kondisi parkir yang semerawut. Tentu saja hal ini akan berpengaruh kepada kondisi mental setelah kita melakuka parkir kendaraan.<br />
Berikut, sharing tips untuk beretika sewaktu memarkirkan kendaraan,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; mso-margin-top-alt: auto; mso-margin-bottom-alt: auto;"> </p>
<p class="MsoListParagraph" style="margin: 0cm 0cm 0pt 36pt; text-indent: -18pt; mso-list: l0 level1 lfo1;"><span style="font-size: 12pt; font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol; mso-bidi-font-family: Symbol;"><span style="mso-list: Ignore;">·<span style="font: 7pt ">         </span></span></span><span style="font-size: 12pt; font-family: ">Pada pertama kali anda datang ke lokasi parkir, pastikan anda memperhatikan dan mengikuti rambu yang telah disediakan oleh manajemen parkir, atau pengelola gedung. Ini akan jauh membantu dalam kelancaran parkir itu sendiri, bahkan anda tidak akan mendapat sedikit umpatan dari pengendara lain. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;"><span style="font-size: 12pt; font-family: "> </span></p>
<p class="MsoListParagraph" style="margin: 0cm 0cm 0pt 36pt; text-indent: -18pt; mso-list: l0 level1 lfo1;"><span style="font-size: 12pt; font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol; mso-bidi-font-family: Symbol;"><span style="mso-list: Ignore;">·<span style="font: 7pt ">         </span></span></span><span style="font-size: 12pt; font-family: ">Setelah anda menemukan lokasi parkir, lihat kondisi ruang parkir, apakah cukup untuk kendaraan anda atau tidak. Jangan terlalu memaksakan ruang, sehingga membuat ketidaknyamanan untuk kendaraan lain.<br />
<strong>Mobil :</strong> Biasanya yang terjadi adalah side view mirror to side view mirror, yang menyulitkan pengendara masuk ke dalam kendaraannya, akibat kendaraan yang memaksakan kondisi parkir.<br />
<strong>Motor : </strong>Yang terjadi adalah, foot step to foot step, tapi keadaan ini sering di legalisir oleh operator parkir, supaya lot parkir memuat sebanyak mungkin kendaraan roda dua, tanpa memperhatikan efek selanjutnya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;"><span style="font-size: 12pt; font-family: "> </span></p>
<p class="MsoListParagraph" style="margin: 0cm 0cm 0pt 36pt; text-indent: -18pt; mso-list: l0 level1 lfo1;"><span style="font-size: 12pt; font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol; mso-bidi-font-family: Symbol;"><span style="mso-list: Ignore;">·<span style="font: 7pt ">         </span></span></span><span style="font-size: 12pt; font-family: ">Pastikan anda melihat marka parkir yang telah disediakan oleh manajemen parkir atau pengelola gedung. Sesuaikan dengan posisi kendaraan anda, bila marka parkir ini di patuhi, maka point ke 2 tidak harus terjadi. Untuk motor, usahakan memberikan jarak toleransi kepada motor lain. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;"><span style="font-size: 12pt; font-family: "> </span></p>
<p class="MsoListParagraph" style="margin: 0cm 0cm 0pt 36pt; text-indent: -18pt; mso-list: l0 level1 lfo1;"><span style="font-size: 12pt; font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol; mso-bidi-font-family: Symbol;"><span style="mso-list: Ignore;">·<span style="font: 7pt ">         </span></span></span><span style="font-size: 12pt; font-family: ">Apabila harus parkir paralel, usahakan mencari pihak yang berwenang untuk memastikan posisi yang anda akan lakukan tidak mengganggu kendaraan lain.<br />
Mobil : Selalu melepas rem tangan, dan posisi persneling dalam keadaan netral, sangat tidak dianjurkan kendaraan <em>automatic transmission </em>untuk melakukan parkir paralel yang menghalangi kendaraan lain.<br />
Motor : Jangan menggunakan kunci stang, dan gunakan standar tengah. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;"><span style="font-size: 12pt; font-family: "> </span></p>
<p class="MsoListParagraph" style="margin: 0cm 0cm 0pt 36pt; text-indent: -18pt; mso-list: l0 level1 lfo1;"><span style="font-size: 12pt; font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol; mso-bidi-font-family: Symbol;"><span style="mso-list: Ignore;">·<span style="font: 7pt ">         </span></span></span><span style="font-size: 12pt; font-family: ">Sebelum keluar/turun dari kendaraan, periksa barang-barang yang akan anda bawa, usahakan setenang mungkin pada saat meninggalkan kendaraan, tarik napas dalam-dalam, dan keluarkan, ini akan membantu anda tenang dan tidak terburu-buru, hanya butuh kurang dari 30 detik untuk sekedar ambil napas dan menenangkan pikiran. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;"><span style="font-size: 12pt; font-family: "> </span></p>
<p class="MsoListParagraph" style="margin: 0cm 0cm 0pt 36pt; text-indent: -18pt; mso-list: l0 level1 lfo1;"><span style="font-size: 12pt; font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol; mso-bidi-font-family: Symbol;"><span style="mso-list: Ignore;">·<span style="font: 7pt ">         </span></span></span><strong><span style="font-size: 12pt; font-family: ">Mobil :</span></strong><span style="font-size: 12pt; font-family: "> Keluar dari kendaraan, hati-hati sewaktu membuka pintu, kendaraan disamping anda bisa saja tergores akibat kecerobohan anda.<br />
<strong>Motor : </strong>Turun dari motor, perhatikan motor disamping anda. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;"><span style="font-size: 12pt; font-family: "> </span></p>
<p class="MsoListParagraph" style="margin: 0cm 0cm 0pt 36pt; text-indent: -18pt; mso-list: l0 level1 lfo1;"><span style="font-size: 12pt; font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol; mso-bidi-font-family: Symbol;"><span style="mso-list: Ignore;">·<span style="font: 7pt ">         </span></span></span><span style="font-size: 12pt; font-family: ">Kunci kendaraan anda, bila ada, kunci menggunakan kunci ganda, tidak semua pengelola parkir melengkapi manajemen mereka dengan asuransi kehilangan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;"><span style="font-size: 12pt; font-family: "> </span></p>
<p class="MsoListParagraph" style="margin: 0cm 0cm 0pt 36pt; text-indent: -18pt; mso-list: l0 level1 lfo1;"><span style="font-size: 12pt; font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol; mso-bidi-font-family: Symbol;"><span style="mso-list: Ignore;">·<span style="font: 7pt ">         </span></span></span><span style="font-size: 12pt; font-family: ">Bila sempat, cek dengan berkeliling disekitar kendaraan anda, ini berguna untuk melihat kondisi terakhir, kendaraan pada saat anda tinggalkan. </span></p>
<p class="MsoListParagraph" style="margin: 0cm 0cm 0pt 36pt; text-indent: -18pt; mso-list: l0 level1 lfo1;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; mso-margin-top-alt: auto; mso-margin-bottom-alt: auto;"><span style="font-size: 12pt; font-family: ">Bersikap tegaslah kepada operator parkir, apabila terjadi sesuatu, anda sulit atau tidak bisa masuk ke kendaraan anda misalnya. Karena ini akan membantu meningkatkan kualitas pelayanan pengelola parkir yang akhir-akhir ini semakin tidak menentu, karena tidak ada kontrol dari pihak terkait, Dispenda atau pengelola parkir hanya perduli dengan uang yang masuk ke dalam kas mereka, bukan kewajiban dari pengelola parkir atau Dispenda sendiri terhadap pengguna jasa parkir.</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://digitalmbul.com/blogs/2008/06/03/etika-parkir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pasang Strobo or Flip Flop di motor??</title>
		<link>http://digitalmbul.com/blogs/2008/06/02/pasang-strobo-or-flip-flop-di-motor/</link>
		<comments>http://digitalmbul.com/blogs/2008/06/02/pasang-strobo-or-flip-flop-di-motor/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Jun 2008 03:16:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>digitalmbul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Automotive]]></category>
		<category><![CDATA[aksesoris]]></category>
		<category><![CDATA[motor]]></category>
		<category><![CDATA[peraturan]]></category>
		<category><![CDATA[riding]]></category>
		<category><![CDATA[Safety]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://digitalmbul.com/blogs/?p=409</guid>
		<description><![CDATA[Teringat dari cerita salah satu rekan yang bersikukuh penggunaan lampu strobo di motornya. Melihat edaran dari KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DAERAH METROPOLITAN JAKARTA RAYA DAN SEKITARNYA, No.Pol : B17173/X/2005/Datro Jakarta 31 Oktober 2005, yang menegaskan mengenai Pasal 72, PP. 43/1993, masalah siapa saja yang berhak menggunakan Rotator, sementara mengenai penggunaan sirine yang terdapat dalam surat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Teringat dari cerita salah satu rekan yang bersikukuh penggunaan lampu  <a href="http://digitalmbul.com/blogs/2008/02/15/lampu-kelap-kelip-masih-laku-looh/">strobo di motornya</a>.</p>
<p>Melihat edaran dari KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DAERAH METROPOLITAN JAKARTA RAYA DAN SEKITARNYA, No.Pol : B17173/X/2005/Datro Jakarta 31 Oktober 2005, yang menegaskan mengenai Pasal 72, PP. 43/1993, masalah siapa saja yang berhak menggunakan Rotator, sementara mengenai penggunaan sirine yang terdapat dalam surat edaran tersebut adalah PP. 44/1993 Pasal 75 mengenai siapa saja yang dapat menggunakan sirine, juga disebutkan tentang warna dari lampu <a href="http://digitalmbul.com/blogs/2008/02/15/lampu-kelap-kelip-masih-laku-looh">&#8220;kelap-kelip&#8221;</a> itu, yang terdapat dalam PP. 44/1993, pasal 66, dan pasal 67.</p>
<p>Ada sedikit yang saya mau tambahkan dalam sosialisasi ini, berkaitan dengan, banyaknya argumentasi pencarian &#8220;selah&#8221; dalam Peraturan tersebut, seperti warna yang tidak disebutkan, bahkan ini mengungkapkan tentang peraturan lampu flip-flop yang banyak digunakan.</p>
<p>Mari kita sedikit membongkar PP. No. 44/1993,<br />
Pasal 41, yang mengatur mengenai lampu penunjuk arah pada kendaraan bermotor, dimana warna dari lampu tersebut diatur di dalam Pasal 44. Argumentasi berupa pernyataan &#8220;yang tidak boleh hanya Merah, biru, dan kuning, berarti warna lain boleh dong?&#8221;, hal ini semakin menguat, dan hadirlah semakin banyak &#8220;lampu disko&#8221; warna putih, argumen dari pernyataan tersebut terdapat pada pasal 65, yang melarang penggunaan lampu kelap-kelip selain dari lampu penunjuk arah, dan lampu peringatan bahaya. Dari sini mucul kembali pernyataan bahwa, penggunaan lampu peringatan tanda bahaya yang biasa kita lihat pada kendaraan roda empat, juga dapat di aplikasikan kepada kendaraan roda dua kita. Hal tersebut-pun diatur dalam Pasal 29 (2), yang menyatakan peraturan pada Pasal 29 (1), mengenai penggunaan lampu isyarat tanda bahaya tidak berlaku pada kendaraan roda dua.</p>
<p>Artikel ini adalah versi halus dari <a href="http://digitalmbul.com/blogs/2008/05/28/strobo-strobe-light/">Artikel saya sebelumnya</a>, terima kasih untuk <a href="http://saft7.com">om Safitry</a>.. <img src='http://digitalmbul.com/blogs/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Sedikit rekomendasi tentang peraturan bisa unduh dari <a href="http://digitalmbul.com/blogs/downloads/">Halaman Download</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://digitalmbul.com/blogs/2008/06/02/pasang-strobo-or-flip-flop-di-motor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KOPDAR RSA</title>
		<link>http://digitalmbul.com/blogs/2008/05/29/kopdar-rsa/</link>
		<comments>http://digitalmbul.com/blogs/2008/05/29/kopdar-rsa/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 May 2008 09:14:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>digitalmbul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Automotive]]></category>
		<category><![CDATA[report]]></category>
		<category><![CDATA[RSA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://digitalmbul.com/blogs/?p=408</guid>
		<description><![CDATA[Sehubungan dengan semakin bertambahnya anggota RSA, kami selaku Dewan Presidium ingin mengajak bro and sis semua yang tergabung dalam RSA ini untuk datang dalam acara KOPDAR yang jatuh pada : Tanggal : 30 May 2008 &#8211; Jumat Waktu : 19.00 &#8211; Selesai Tempat : Parkir timur senayan ( Depan Kolam Renang / Base Camp KCDj [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sehubungan dengan semakin bertambahnya anggota RSA, kami selaku Dewan Presidium ingin mengajak bro and sis semua yang tergabung dalam RSA ini untuk datang dalam acara KOPDAR  yang jatuh pada :</p>
<p>    Tanggal : <strong>30 May 2008 &#8211; Jumat</strong><br />
    Waktu   : <strong>19.00 &#8211; Selesai</strong><br />
    Tempat  : <strong>Parkir timur senayan ( <em>Depan Kolam Renang / Base Camp KCDj </em>)</strong>    Agenda  : </p>
<li>Perkenalan semua members RSA oleh2 masing anggota</li>
<li>Perkenalan Dewan Presidium dan Kepala Divisi RSA</li>
<li>Penentuan tempat KOPDAR selanjutnya ( KOPDAR RSA 1 bulan sekali )</li>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://digitalmbul.com/blogs/2008/05/29/kopdar-rsa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Strobo, Strobe Light</title>
		<link>http://digitalmbul.com/blogs/2008/05/28/strobo-strobe-light/</link>
		<comments>http://digitalmbul.com/blogs/2008/05/28/strobo-strobe-light/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 May 2008 06:11:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>digitalmbul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Automotive]]></category>
		<category><![CDATA[peraturan]]></category>
		<category><![CDATA[Safety]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://digitalmbul.com/blogs/?p=406</guid>
		<description><![CDATA[Teringat sama cerita dari teman, yang katanya ribed kasih pendapat sama orang yang mengutamakan gaya dengan pasang strobo di motornya. Juga liat postingan ini di milis BATHOC, yang di posting oleh Bro LEKSONO MOCHAMAD. *KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DAERAH METROPOLITAN JAKARTA RAYA DAN SEKITARNYA* Jl. Jend Sudirman No.55 Jakarta Selatan 12190 No.Pol : B17173/X/2005/Datro Jakarta [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Teringat sama cerita dari teman, yang katanya ribed kasih pendapat sama orang yang mengutamakan gaya dengan pasang <a href="http://digitalmbul.com/blogs/2008/02/15/lampu-kelap-kelip-masih-laku-looh/">strobo di motornya</a>.<br />
Juga liat postingan ini di milis <strong>BATHOC</strong>, yang di posting oleh Bro LEKSONO MOCHAMAD.</p>
<blockquote><p><strong>*KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DAERAH METROPOLITAN JAKARTA RAYA DAN SEKITARNYA*</strong><br />
Jl. Jend Sudirman No.55 Jakarta Selatan 12190</p>
<p>No.Pol : B17173/X/2005/Datro Jakarta 31 Oktober 2005<br />
Klasifikasi : BIASA<br />
Lampiran : -<br />
Perihal : Ketentuan Penggunaan Siriene dan Rotator</p>
<p>1.Rujukan :<br />
a. Peraturan Pemerintah No.43 Tahun 1993 tentang Prasarana dan Lalu<br />
Lintas<br />
Jalan<br />
b. Peraturan Pemerintah No.44 Tahun 1993 tentang Kendaraan dan Pengemudi</p>
<p>2. Bahwa belakangan ini ada kecenderungan penyalahgunaan dan pemasangan Lampu Rotator dan Sirine pada kendaraan bermotor yang tidak berhak, maka bersama ini disampaikan ketentuan penggunaan dan Pemasangan Lampu Rotator dan Sirine yang diatur sebagai berikut :</p>
<p>Isyarat peringatan dengan Bunyi yang berupa Sirine sesuai pasal 72 PP No.43Tahun 1993 hanya dapat digunakan oleh :</p>
<li>a. Kendaraan Pemadam Kebakaran yang sedang melaksanakan tugas termasuk kendaraan yang diperbantukan untuk keperluan Pemadam Kebakaran.</li>
<li>b. Ambulan yang sedang mengangkut orang sakit.</li>
<li>c. Kendaraan Jenazah yang sedang mengangkut Jenazah.</li>
<li>d. Kendaraan Petugas Penegak Hukum Tertentu yang sedang melaksanakan<br />
tugas.</li>
<li>e. Kendaraan Petugas Pengawal Kepala Negara atau Pemerintahan Asing yang<br />
menjadi Tamu Negara.</li>
<p>Peringatan Bunyi berupa Sirine sesuai Pasal 75 PP No.44 Tahun 1993 hanya boleh dipasang pada kendaraan bermotor :</p>
<li>a. Petugas Penegak Hukum Tertentu</li>
<li>b. Dinas Pemadam Kebakaran</li>
<li>c. Penanggulangan Bencana</li>
<li>d. Ambulance</li>
<li>e. Unit Palang Merah</li>
<li>f. Mobil Jenazah</li>
<p>Lampu Isyarat Berwarna Biru sesuai Pasal 66 PP No.44 Tahun 1993 hanya boleh dipasang pada  kendaraan bermotor :</p>
<li>a. Petugas Penegak Hukum Tertentu</li>
<li>b. Dinas Pemadam Kebakaran</li>
<li>c. Penanggulangan Bencana</li>
<li>d. Ambulance</li>
<li>e. Unit Palang Merah</li>
<li>f. Mobil Jenazah</li>
<p>Lampu Isyarat Berwarna Kuning sesuai Pasal 67 PP No.44 Tahun 1993 hanya boleh dipasang pada kendaraan bermotor :</p>
<li>a. Untuk membangun, merawat atau membersihkan fasilitas umum.</li>
<li>b. Untuk menderek kendaraan.</li>
<li>c. Pengangkut bahan berbahaya dan beracun, limbah bahan berbahaya dan beracun, peti kemas dan alat berat.</li>
<li>d. Yang mempunyai ukuran lebih dari ukuran maksimum yang diperbolehkan untuk dioperasikan di jalan.</li>
<li>e. Milik Instansi Pemerintah yang dipergunakan dalam rangka keamanan barang yang diangkut.</li>
<p>3. Sehubungan dengan rujukan tersebut di atas, dalam rangka menciptakan ketertiban penggunaan lampu rotator dan sirine maka bersama ini kami mohon bantuan penyampaian informasi kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak menggunakan dan memasang Lampu Rotator dan Sirine pada kendaraan<br />
bermotor yang tidak berhak.</p>
<p>4. Terhadap Pelanggaran ketentuan Peringatan dengan Bunyi dan Sinar sesuai Pasal 61 ayat 1 UU No.14 Tahun 1992 dipidana dengan Pidana Kurungan paling lama 1 bulan dan denda  setinggi tingginya Rp.1.000.000,- (Satu Juta Rupiah)</p>
<p>5. Demikian untuk menjadi maklum dan atas bantuannya diucapkan terima kasih.</p>
<p>KEPALA KEPOLISIAN DAERAH METRO JAYA</p></blockquote>
<p>ada sedikit yang gue pengen tambahin di dalam sosialisasi peraturan ini, yaitu tentang pemakaian strobe light di kendaraan roda dua, yaitu dari Peraturan Pemerintah No. 44/1993, dan banyaknya argumen yang berbunyi &#8220;kan yang gak boleh merah, biru sama kuning aja, pake yang laen gak papa dong..&#8221;, yuuk..kita liat lagi Pasal lainnya&#8230;</p>
<p>Pasal 41</p>
<p>Sepeda motor dengan atau tanpa kereta samping harus dilengkapi dengan lampu-lampu dan pemantul cahaya yang meliputi :</p>
<p>a.lampu utama dekat;<br />
b.lampu utama jauh, apabila mampu mempunyai kecepatan melebihi 40<br />
kilometer per jam pada jalan datar;<br />
<strong>c.lampu penunjuk arah secara berpasangan di bagian depan dan *24238<br />
bagian belakang sepeda motor;</strong><br />
d.satu lampu posisi depan;<br />
e.satu lampu posisi belakang;<br />
f.satu lampu rem;<br />
g.satu lampu penerangan tanda nomor kendaraan di bagian belakang;<br />
h.satu pemantulan cahaya berwarna merah yang tidak berbentuk segitiga.</p>
<p>Dan dijelaskan pada Pasal 44 ayat (1) bahwa :</p>
<p>Lampu penunjuk arah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 41 huruf c,<br />
berjumlah genap dengan <strong>sinar kelap-kelip berwarna kuning tua</strong>, dan<br />
dapat dilihat pada waktu siang maupun malam hari oleh pemakai jalan<br />
lainnya.</p>
<p>Loh, terus dimana yang bilang kalo pake lampu strobo selain dari merah, biru, kuning gak boleh? Sabar, sekarang baca tambahannya :</p>
<p>Sekarang liat Pasal 65 :</p>
<p><strong>Dilarang</strong> memasang lampu pada kendaraan bermotor, kereta berlaku atau<br />
kereta tempelan yang menyinarkan :</p>
<p><strong>a.cahaya kelap-kelip, selain lampu penunjuk arah dan lampu isyarat<br />
peringatan bahaya;</strong><br />
b.cahaya berwarna merah ke arah depan;<br />
<a href="http://digitalmbul.com/blogs/2008/05/23/safety-septi-save-safe-apa-aja-deh/">c.cahaya berwarna putih ke arah belakang kecuali lampu mundur.</a></p>
<p>Terus, itu di ayat (a) pake flip-flop tambahan boleh dong, kan sebagai lampu isyarat peringatan bahaya..<br />
Sayangnya, persyaratan itu ada di Pasal 29, yang berbunyi :</p>
<p>Lampu-lampu dan Alat Pemantul Cahaya</p>
<p>Pasal 29</p>
<p>(1)Setiap kendaraan bermotor harus dilengkapi dengan lampu-lampu dan<br />
alat pemantul cahaya yang meliputi :</p>
<p>a.lampu utama dekat secara berpasangan; b.lampu utama jauh secara<br />
berpasangan, untuk kendaraan bermotor yang mampu mencapai kecepatan<br />
lebih dari 40 kilometer per jam pada jalan datar; c.lampu penunjuk<br />
arah secara berpasangan di bagian depan dan bagian belakang kendaraan;<br />
d.lampu rem secara berpasangan; e.lampu posisi depan secara<br />
berpasangan; f.lampu posisi belakang secara berpasangan; g.lampu<br />
mundur; h.lampu penerangan tanda motor kendaraan bermotor di bagian<br />
belakang kendaraan;<strong> i.lampu isyarat peringatan bahaya</strong>; j.lampu tanda<br />
batas secara berpasangan, untuk kendaraan bermotor yang lebarnya lebih<br />
dari 2.100 milimeter; k.pemantul cahaya berwarna merah secara<br />
berpasangan dan tidak berbentuk segitiga.</p>
<p><strong>(2)Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) tidak berlaku untuk<br />
sepeda motor.</strong></p>
<p>Kalo yang merasa bawa kendaraan roda empat, ayat (2) jangan dibaca yah. Jadi, sekarang sudah jelaskah, ketegasan peraturan lalu lintas kita dalam mengatur lampu kelap-kelip di kendaraan bermotor? Apakah masih mau mengandalkan gaya, atau mungkin gila hormat?</p>
<p>Oiya..gue cuman mao ngingetin loh..tapi dengan kalimat gue&#8230;selebihnya, terserah elo deh mao kalo pasang strobe light&#8230;itu juga kalo gak tau malu&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://digitalmbul.com/blogs/2008/05/28/strobo-strobe-light/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kejar-kejaran</title>
		<link>http://digitalmbul.com/blogs/2008/05/27/kejar-kejaran/</link>
		<comments>http://digitalmbul.com/blogs/2008/05/27/kejar-kejaran/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 May 2008 07:37:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>digitalmbul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Automotive]]></category>
		<category><![CDATA[report]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://digitalmbul.com/blogs/?p=405</guid>
		<description><![CDATA[Rupanya setelah postingan ane di sini ternyata Om Agus mengikutinya melalui pandangan beliau&#8230; Benar-benar sebuah kebebasan berpendapat yang berimbang..hehehehe]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Rupanya setelah postingan ane di <a href="http://forum.detik.com/showthread.php?t=40645">sini</a> ternyata<a href="http://agustusnugroho.wordpress.com/"> Om Agus </a>mengikutinya melalui <a href="http://forum.detik.com/showthread.php?t=40325">pandangan</a> beliau&#8230;</p>
<p>Benar-benar sebuah kebebasan berpendapat yang berimbang..hehehehe</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://digitalmbul.com/blogs/2008/05/27/kejar-kejaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jakarta Safety Riding Touring Picture</title>
		<link>http://digitalmbul.com/blogs/2008/05/26/jakarta-safety-riding-touring-picture/</link>
		<comments>http://digitalmbul.com/blogs/2008/05/26/jakarta-safety-riding-touring-picture/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 May 2008 01:53:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>digitalmbul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Automotive]]></category>
		<category><![CDATA[report]]></category>
		<category><![CDATA[riding]]></category>
		<category><![CDATA[Safety]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://digitalmbul.com/blogs/?p=367</guid>
		<description><![CDATA[ingat beberapa pelanggaran yang dilakukan pada saat pelaksanaan Jakarta Safety Riding Touring? berikut photo-photo yang belum sempat di upload kemarin, dengan pengambil gambar Bro Ridwan dari S2W. Inikah sebuah statement yang di bangga-banggakan oleh salah satu pejabat Ditlantas PMJ? bahwa POLISI adalah instansi besar, yang terkoordinir, beda dengan organisasi-organisasi kecil? Maaf, tapi kalimat ini yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ingat beberapa pelanggaran yang dilakukan pada saat pelaksanaan <a href="http://digitalmbul.com/blogs/2008/05/21/jakarta-safety-riding-touring/">Jakarta Safety Riding Touring</a>?<br />
berikut photo-photo yang belum sempat di upload kemarin, dengan pengambil gambar <strong>Bro Ridwan dari S2W.</strong></p>
<p>Inikah sebuah statement yang di bangga-banggakan oleh salah satu pejabat Ditlantas PMJ? bahwa POLISI adalah instansi besar, yang terkoordinir, beda dengan organisasi-organisasi kecil?<br />
Maaf, tapi kalimat ini yang sangat terngiang di kuping saya pada saat-saat ini, mengingat dari kunjungan saya ke Ditlantas Polda Metro Jaya.</p>
<p>Bahwa disebutkan, helm cetok tidak diperbolehkan, dan hanya 1 orang dalam 1 motor.<br />
<a href='http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rbcetok12.jpg'><img src="http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rbcetok12.jpg" alt="Cetok Bonceng" title="Cetok Bonceng" width="432" height="324" class="alignnone size-full wp-image-371" /></a></p>
<p><a href='http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rbcetok21.jpg'><img src="http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rbcetok21.jpg" alt="cetok bonceng" title="cetok bonceng" width="432" height="324" class="alignnone size-full wp-image-372" /></a></p>
<p><a href='http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rbcetok3.jpg'><img src="http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rbcetok3.jpg" alt="Cetok only" title="Cetok only" width="432" height="324" class="aligncenter size-full wp-image-373" /></a></p>
<p><strong>Bagaimana tentang peraturan Sendal tidak diperbolehkan?</strong><br />
<a href='http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rbsendal1.jpg'><img src="http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rbsendal1.jpg" alt="Sendal" title="Sendal" width="432" height="324" class="aligncenter size-full wp-image-374" /></a></p>
<p><a href='http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rbsendal2.jpg'><img src="http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rbsendal2.jpg" alt="Sendal" title="Sendal" width="432" height="324" class="aligncenter size-full wp-image-375" /></a></p>
<p><a href='http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rbsendal3.jpg'><img src="http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rbsendal3.jpg" alt="Sendal" title="Sendal" width="432" height="324" class="aligncenter size-full wp-image-376" /></a></p>
<p><strong>Kolaborasi maut</strong> <img src='http://digitalmbul.com/blogs/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
<a href='http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rb3sendalcetok1.jpg'><img src="http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rb3sendalcetok1.jpg" alt="Kombinasi" title="Kombinasi" width="432" height="324" class="aligncenter size-full wp-image-377" /></a></p>
<p><strong>Pakai Sendal, motor tidak dengan spion?</strong><br />
<a href='http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rbsendalspion1.jpg'><img src="http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rbsendalspion1.jpg" alt="Sendal dan Spion" title="Sendal dan Spion" width="432" height="324" class="aligncenter size-full wp-image-378" /></a></p>
<p>Kalau saya boleh mengutip lagi :</p>
<blockquote><p>Chris mengingatkan, agar para peserta mematuhi aturan berlalu intas dan tidak meminta untuk diistimewakan selama dalam perjalanan menuju PRJ Kemayoran. Kampanyenya, dilakukan melalui memberikan pemahaman tentang peraturan berlalu lintas kepada para peserta. Nantinya, masing-masing kelompok akan didampingi petugas kepolisian yang berkewajiban memberikan pengarahan. Selain itu, akan diadakan pula peragaan standar keselamatan berkendara roda dua.</p></blockquote>
<p>dan pembicaraan yang tidak di dokumentasikan dengan pihak POLDA Metro Jaya, bahwa peraturan tidak akan dilanggar, karena ini pembelajaran safety riding, dan taat peraturan lalu lintas.</p>
<p>Lampu Merah yang diabaikan.<br />
<a href='http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rblanggar1.jpg'><img src="http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rblanggar1.jpg" alt="Traffic Light" title="Traffic Light" width="432" height="324" class="aligncenter size-full wp-image-379" /></a></p>
<p><a href='http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rblanggar2.jpg'><img src="http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rblanggar2.jpg" alt="Traffic Light" title="Traffic Light" width="432" height="324" class="aligncenter size-full wp-image-380" /></a></p>
<p><a href='http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rblanggar5.jpg'><img src="http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rblanggar5.jpg" alt="Traffic Light" title="Traffic Light" width="432" height="324" class="aligncenter size-full wp-image-382" /></a></p>
<p><a href='http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rblanggar4.jpg'><img src="http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rblanggar4.jpg" alt="Traffic Light" title="Traffic Light" width="432" height="324" class="aligncenter size-full wp-image-383" /></a></p>
<p><strong>Apa kabarnya rambu jalan?</strong><br />
<a href='http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rblanggar3.jpg'><img src="http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rblanggar3.jpg" alt="Rambu" title="Rambu" width="432" height="324" class="aligncenter size-full wp-image-381" /></a></p>
<p><a href='http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rbjlcepat2.jpg'><img src="http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rbjlcepat2.jpg" alt="Rambu" title="Rambu" width="432" height="324" class="aligncenter size-full wp-image-384" /></a></p>
<p><a href='http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rbjlcepat1.jpg'><img src="http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rbjlcepat1-300x225.jpg" alt="Rambu" title="Rambu" width="300" height="225" class="aligncenter size-medium wp-image-385" /></a></p>
<p>Persyaratan yang mutlak dalam acara ini adalah Helm..<br />
<a href='http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rbnohelm1.jpg'><img src="http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rbnohelm1.jpg" alt="" title="Helm" width="432" height="324" class="aligncenter size-full wp-image-386" /></a></p>
<p>Bahkan dijanjikan, dalam konvoi tersebut tidak akan ada prioritas jalan, kembali ke kutipan Pak Chris, bahwa ini adalah pembelajaran safety riding, juga taat peraturan lalu lintas. Kenyataannya?</p>
<p><a href='http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rbblokir4.jpg'><img src="http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rbblokir4.jpg" alt="" title="Blokir" width="432" height="324" class="aligncenter size-full wp-image-387" /></a></p>
<p><a href='http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rbblokir1.jpg'><img src="http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rbblokir1.jpg" alt="" title="Blokir" width="432" height="324" class="aligncenter size-full wp-image-388" /></a></p>
<p><a href='http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rbblokir2.jpg'><img src="http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rbblokir2.jpg" alt="" title="Blokir" width="432" height="324" class="aligncenter size-full wp-image-389" /></a></p>
<p><a href='http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rbblokir3.jpg'><img src="http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rbblokir3.jpg" alt="" title="Blokir" width="432" height="324" class="aligncenter size-full wp-image-390" /></a></p>
<p>Bahkan Busway pun harus turut memberikan prioritas kepada kepentingan kelompok ini,</p>
<p><a href='http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rbbusway2.jpg'><img src="http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rbbusway2.jpg" alt="" title="Busway" width="432" height="324" class="aligncenter size-full wp-image-391" /></a></p>
<p><a href='http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rbbusway1.jpg'><img src="http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rbbusway1.jpg" alt="" title="Busway" width="432" height="324" class="aligncenter size-full wp-image-392" /></a></p>
<p>Bahkan mungkin, keselamatan bukan tema atau gaung dari acara ini?</p>
<p><a href='http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rbsantai2.jpg'><img src="http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rbsantai2.jpg" alt="" title="Santai" width="432" height="324" class="aligncenter size-full wp-image-393" /></a></p>
<p><a href='http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rbsantai1.jpg'><img src="http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rbsantai1.jpg" alt="" title="Santai" width="432" height="324" class="aligncenter size-full wp-image-394" /></a></p>
<p>Maka tidak salah, bila ini dinilai sebagai paradoks marketing sebuah ATPM, yang mengerahkan massa, atau pengerahan massa, yang juga di bantah mentah-mentah pada saat technical meeting di Ditlantas Polda Metro Jaya.</p>
<p><a href='http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rbmassa2.jpg'><img src="http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rbmassa2.jpg" alt="" title="Massa" width="432" height="324" class="aligncenter size-full wp-image-395" /></a></p>
<p><a href='http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rbmassa.jpg'><img src="http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rbmassa.jpg" alt="" title="Massa" width="432" height="324" class="aligncenter size-full wp-image-396" /></a></p>
<p>Juga bukan sekali lagi, menjadi gaung safety atau taat peraturan lalu lintas di kalangan masyarakat..<br />
<a href='http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rbtrotoar.jpg'><img src="http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/30rbtrotoar.jpg" alt="" title="Trotoar" width="432" height="324" class="aligncenter size-full wp-image-397" /></a></p>
<p>Yah, kembali lagi kepada niat baik, tanpa adanya kepentingan marketing yang harus dikedepankan dalam menyuarakan <em>safety ride </em>dan taat peraturan lalu lintas. Dalam <em>case </em>ini, lagi-lagi..kampanye <em>safety ride </em>di tunggangi kepentingan marketing.<br />
Dan, makin kental lah, makna yang melekat di instansi ini, pengawalan yang berlebihan dan tidak memihak kepada kepentingan masyarakat umum.</p>
<p>Solusi :<br />
Bukan berarti saya apriori terhadap seluruh acara yang dilaksanakan atas nama Safety Riding, hanya saja, pelaksanaannya butuh tanggung jawab yang tinggi pula.<br />
Screening ketat, lebih tepatnya, harus dilakukan, demi menjaga nama baik korps dan perusahaan sponsor.<br />
Dalam pelaksanaan acara ini, screening tentu saja tidak dilakukan, pengumpulan massa hanya untuk kejar target semata.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://digitalmbul.com/blogs/2008/05/26/jakarta-safety-riding-touring-picture/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Safety, Septi, Save, Safe, apa aja deh&#8230;..</title>
		<link>http://digitalmbul.com/blogs/2008/05/23/safety-septi-save-safe-apa-aja-deh/</link>
		<comments>http://digitalmbul.com/blogs/2008/05/23/safety-septi-save-safe-apa-aja-deh/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 May 2008 02:21:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>digitalmbul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Automotive]]></category>
		<category><![CDATA[driving]]></category>
		<category><![CDATA[report]]></category>
		<category><![CDATA[riding]]></category>
		<category><![CDATA[Safety]]></category>
		<category><![CDATA[usulan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://digitalmbul.com/blogs/?p=366</guid>
		<description><![CDATA[Hmm&#8230;lagi-lagi si Septi ini dipanggil-panggil&#8230; Sebetulnya artikel ini berhubungan dengan wacana ini dan itu dan yang onoh juga Ada sedikit opini yang terngiang-ngiang saat gue berkendara&#8230;dan kebetulan liat postingan Om Caplangs (ditambahin s biar keliatan jamak). Kenapa jadinya pembelajaran Safety ini mewabah? Padahal, jelas-jelas dalam perangkat hukum kita sudah mengatur semua. Akhirnya, para pembuat produk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hmm&#8230;lagi-lagi si Septi ini dipanggil-panggil&#8230;<br />
Sebetulnya artikel ini berhubungan dengan wacana <a href="http://digitalmbul.com/blogs/2008/05/21/jakarta-safety-riding-touring/">ini</a> dan <a href="http://digitalmbul.com/blogs/2007/09/05/safety-vs-peraturan-lalin/">itu</a> dan yang <a href="http://digitalmbul.com/blogs/2008/03/05/empati-saat-konvoi/">onoh juga</a></p>
<p>Ada sedikit opini yang terngiang-ngiang saat gue berkendara&#8230;dan kebetulan liat postingan <a href="http://www.caplang.net/2007/09/20/safety-riding-dan-aturan-lalu-lintas/">Om Caplangs </a>(ditambahin s biar keliatan jamak).<br />
Kenapa jadinya pembelajaran Safety ini mewabah? Padahal, jelas-jelas dalam perangkat hukum kita sudah mengatur semua. Akhirnya, para pembuat produk membuat kampanye <em>safety</em> nya masing-masing.</p>
<blockquote><p>Bila saja peraturan yang ada di tegakan dengan benar, dan tentu saja tepat, maka gue rasa gak akan sebanyak ini pengertian safety yang terpecah, menurut kepentingan kelompok masing-masing</p></blockquote>
<p>Kenapa? Ambil contoh&#8230;<br />
di dalam teori <em>Safety</em> dalam berbelok, kita harus menggunakan spion, atau memastikan jalur yang akan kita ambil/pakai kosong dari pengguna jalan lain. Menggunakan lampu tanda berbelok, dan lain sebagainya, tentu saja dibungkus dalam tata bahasa masing-masing &#8220;produsen <em>safety theory</em>&#8220;.</p>
<p>Mau liat peraturannya?</p>
<blockquote><p>
PP 43/1993 menyebutkan, </p>
<p>Paragraf 3 Tata Cara Membelok</p>
<p>Pasal 59</p>
<p>(1)Pengemudi yang akan membelok atau berbalik arah, harus mengamati<br />
situasi lalu lintas di depan, samping dan belakang kendaraan dan<br />
memberikan isyarat dengan lampu penunjuk arah atau isyarat lengannya.</p>
<p>(2)Pengemudi yang akan berpindah lajur atau bergerak ke samping, harus<br />
mengamati situasi lalu lintas di depan, samping dan belakang kendaraan<br />
serta memberikan isyarat.</p>
<p>(3)Pengemudi dapat langsung belok ke kiri pada setiap persimpangan<br />
jalan, kecuali ditentukan lain oleh rambu-rambu atau alat pemberi<br />
isyarat lalu lintas pengatur belok kiri.
</p></blockquote>
<p>Dalam teori lain yang berhubungan dengan &#8220;kesehatan&#8221; kendaraan salah satunya disebutkan,<br />
Pastikan ban anda memenuhi persyaratan untuk laik jalan, kembangan yang masih baik, tekanan angin sesuai dengan kondisi ban, velg dalam keadaan baik.</p>
<p>Di dalam peraturan disebutkan lebih rinci,</p>
<blockquote><p>PP 44/1993,<br />
Pasal 15</p>
<ul>
(1)Setiap kendaraan bermotor, kereta gandengan dan kereta tempelan<br />
harus memiliki sistem roda yang meliputi roda-roda dan sumbu roda.</p>
<p>(2)Roda-roda sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), berupa pelek-pelek<br />
dan ban-ban hidup serta sumbu-sumbu atau gabungan sumbu-sumbu roda<br />
yang dapat menjamin keselamatan.</p>
<p>(3)Ban-ban hidup sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) harus memiliki<br />
adhesi yang cukup, baik pada jalan kering maupun jalan basah.</p>
<p>(4)Rancangan sumbu roda dan/atau gabungan sumbu roda berikut<br />
roda-rodanya sebagaimana dimaksud dalam ayat (2), harus memperhatikan<br />
kelas jalan yang akan dilalui.</p>
<p>(5)Ketentuan lebih lanjut mengenai sistem roda dan sumbu roda dan/atau<br />
gabungan sumbu roda sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2)<br />
diatur dengan Keputusan Menteri.</ul>
</blockquote>
<p>Lihat kan? semuanya sebetulnya sudah terangkum di dalam Peraturan yang sudah lama ada. Tapi bagaimana caranya supaya semua orang tau? Kembali kita akan berbicara tentang sosialisasi.</p>
<p>Sosialisasi saya bagi menjadi 2</p>
<li>Secara edukatif</li>
<li>Secara implementatif</li>
<p>No. 1 sudah barang tentu bisa ditebak, secara teori penyampaian Peraturan ini harus sampai kepada masyarakat diseluruh level. Sarana edukasi ini mulai di lakukan oleh pihak instansi-instansi terkait, tentu saja tidak lepas dari peran sponsor, yang seperti kita tau, di negara kita tercinta ini, <strong>lebih berkuasa swasta dibandingkan pemerintah</strong>..hehehehe.<br />
Edukasi dini, dari sekolah-sekolah, teori penunjang, kurikulum ekstrakurikuler sekolah, sudah lumayan banyak. Peran media pun tak kalah gaungnya dengan instansi-instansi ini.<br />
Tahap pertama ini, sebetulnya tahap dimana kita bisa berbicara &#8220;<em>general issues</em>&#8221; semua elemen masyarakat dapat ikut andil. Tapi sayangnya, banyak yang lebih ke orientasi keuntungan, secara materiil atau secara kelompok.</p>
<p>No. 1 akan menjadi isapan jempol belaka, bila tidak ada dukungan dari No.2, tahap implementasi, atau bisa kita bilang, disini ketegasan aparat dilapangan sangat diperlukan.<br />
Ya&#8230;sudah bisa ditebak, semua usaha di no.1 menjadi sia-sia, bahkan menjadi marketing tools untuk perusahaan-perusahaan automotive atau sejenisnya, yang disebut CSR kembali lagi berbicara tentang keuntungan, karena lagi-lagi ketegasan pemerintah yang mandul.</p>
<p>Sempat saya berbicara dengan salah satu pejabat di salah satu instansi yang bergerak dalam bidang lalu lintas, mengenai aksesoris kendaraan bermotor yang membahayakan, lampu mika bening misalnya. Sungguh mencengangkan, pejabat tersebut memilih menyurati Mentri Perdangangan dan Perindustrian, dan sewaktu saya tanyakan, bukankan sudah tersebut dalam Peraturan Pemerintah mengenai kelengkapan kendaraa bermotor? </p>
<blockquote><p>PP 43/1993, Pasal 74,<br />
(2)Pengemudi kendaraan bermotor wajib:</p>
<p><strong>a.menjaga agar lampu kendaraannya tetap berfungsi dan tidak<br />
menyilaukan pengemudi kendaraan lain</strong>; b.menyalakan lampu penunjuk arah<br />
pada waktu akan membelok atau berbalik arah; c.menyalakan lampu tanda<br />
berhenti bagi pengemudi bus sekolah, waktu menurunkan dan/atau<br />
menaikkan penumpang; d.menyalakan lampu peringatan berwarna biru bagi<br />
pengemudi kendaraan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 72. e.menyalakan<br />
lampu peringatan berwarna kuning bagi pengemudi kendaraan bermotor<br />
untuk penggunaan tertentu atau yang mengangkut barang tertentu.</p></blockquote>
<blockquote><p>
PP 44/1993<br />
Pasal 41</p>
<p>Sepeda motor dengan atau tanpa kereta samping harus dilengkapi dengan<br />
lampu-lampu dan pemantul cahaya yang meliputi :</p>
<p>a.lampu utama dekat;<br />
b.lampu utama jauh, apabila mampu mempunyai kecepatan melebihi 40<br />
kilometer per jam pada jalan datar;<br />
c.lampu penunjuk arah secara berpasangan di bagian depan dan *24238<br />
bagian belakang sepeda motor;<br />
d.satu lampu posisi depan;<br />
e.satu lampu posisi belakang;<br />
<strong>f.satu lampu rem;</strong><br />
g.satu lampu penerangan tanda nomor kendaraan di bagian belakang;<br />
h.satu pemantulan cahaya berwarna merah yang tidak berbentuk segitiga.</p>
<p>Pasal 47</p>
<p>Lampu rem sebagaimana dimaksud dalam Pasal 41 huruf f, <strong>berwarna merah</strong><br />
yang kekuatan cahayanya lebih besar dari lampu posisi belakang yang<br />
dipasang pada bagian belakang sepeda motor.</p></blockquote>
<p>Beliau mengatakan, bahwa &#8220;kasihan&#8221; melihat anggota di lapangan, mereka sudah berkerja keras, dan lain sebagainya. Loh, berarti???<br />
Sudah menjadi rahasia umum, bahwa instansi-instansi yang memang bertugas untuk menjalankan peraturan lalu lintas, atau yang terlibat didalamnya tersebut &#8220;tidak akur&#8221;. Harusnya mereka malu, urusan internal mereka saja, seperti garis komando yang putus tengah jalan, atau sosialisasi internal yang teramat lemah masih belum mereka bisa selesaikan, tapi malah mereka sibuk saling menghujat, dan menjatuhkan, dan berusaha menunjukan diri mereka yang paling hebat.<br />
Malah lebih hebatnya lagi, peran media yang dulu kuat, dalam mengungkap kebodohan level menengah kebawah agar terlihat oleh level menengah keatas, sekarang sudah sangat tidak berfungsi, karena mereka yang menengah keatas seakan &#8220;tidak mau tau&#8221; dengan urusan di bawah, lalu apa yang mereka pedulikan????<br />
Angka 35 nyawa meninggal dalam satu bulan, tingkat kecelakaan mau tertinggi di dunia sudah bukan menjadi tujuan awal mereka menjabat. Lucunya, ketika pesawat jatuh, kereta api anjlok, dan lain sebagainya, menjadi bahan rapat, lalu&#8230;kehilangan nyawa perhari di jalan raya apa jadinya?</p>
<p>Gue teramat yakin, apabila peraturan di tegakkan dengan sebenar-benarnya, program <em>safety </em>di jalan gak akan sulit..hanya menambal beberapa &#8220;kebocoran&#8221;, bukan menambal &#8220;kebodohan&#8221;..<br />
Dan tidak akan ada lagi &#8220;<a href="http://digitalmbul.com/blogs/2008/05/21/jakarta-safety-riding-touring/">kampanye salah kaprah</a>&#8220;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://digitalmbul.com/blogs/2008/05/23/safety-septi-save-safe-apa-aja-deh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>[Undangan] INDONESIAN TRAFFIC POLICE SAFETY COURSE &amp; CONTEST</title>
		<link>http://digitalmbul.com/blogs/2008/05/22/undangan-indonesian-traffic-police-safety-course-contest/</link>
		<comments>http://digitalmbul.com/blogs/2008/05/22/undangan-indonesian-traffic-police-safety-course-contest/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 May 2008 01:02:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>digitalmbul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Automotive]]></category>
		<category><![CDATA[report]]></category>
		<category><![CDATA[undangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://digitalmbul.com/blogs/?p=365</guid>
		<description><![CDATA[INDONESIAN TRAFFIC POLICE SAFETY COURSE &#038; CONTEST Kontes dimana kelihaian para anggota kepolisian akan di adu, dan di uji&#8230;seru kali kalo dateng&#8230;dateng yaah&#8230;.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href='http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/undangan_klub.jpg'><img src="http://digitalmbul.com/blogs/wp-content/uploads/2008/05/undangan_klub-150x150.jpg" alt="[Undangan] INDONESIAN TRAFFIC POLICE SAFETY COURSE &#038; CONTEST" title="INDONESIAN TRAFFIC POLICE SAFETY COURSE &#038; CONTEST" width="150" height="150" class="alignnone size-thumbnail wp-image-364" /></a></p>
<p>INDONESIAN TRAFFIC POLICE SAFETY COURSE &#038; CONTEST<br />
Kontes dimana kelihaian para anggota kepolisian akan di adu, dan di uji&#8230;seru kali kalo dateng&#8230;dateng yaah&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://digitalmbul.com/blogs/2008/05/22/undangan-indonesian-traffic-police-safety-course-contest/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

