Memasukkan Sayuran Dalam Makanan Favorit Tidak Merubah Rasa

 

sayuranPenelitian menunjukkan bahwa 27 persen orang dewasa hanya mendapatkan tiga porsi sayuran yang direkomendasikan per hari. Sedangkan anak-anak mendapatkan kurang dari yang seharusnya mereka konsumsi. Sebuah studi menemukan bahwa hanya 22 persen sayuran yang dikonsumsi pada anak-anak usia 2-5 tahun dan 16% pada anak-anak usia enam sampai 11 tahun. Dan setahun yang lalu sepertiga dari buah-buahan dan sayuran disajikan bagi anak-anak di beberapa kantin sekolah, berakhir di tempat sampah. Seringkali, penambahan sayuran pada diri seseorang bertujuan untuk menurunkan berat badan, sekalipun sayuran atau buah-buahan tersebut tidak disukai.

Sebuah penelitian dari Pennsylvania State University menemukan bahwa sup kental sayuran yang dimasukkan ke dalam makanan, secara efektif menggandakan asupan serat, menurunkan kandungan kalori dan menambahkan nutrisi tanpa mengorbankan rasa. Penulis buku masak, Jessica Seinfeld, telah mendorong orang tua untuk menyelipkan sayuran ke dalam makanan seperti spaghetti. Namun, penting untuk diingat, sayuran harus dalam keadaan utuh di samping makanan sehingga anak-anak mengembangkan rasa untuk sayuran.

Jika anda berkeinginan agar keluarga anda memiliki gaya hidup sehat, Anda mungkin sudah membuat beberapa rencana untuk mengurangi jumlah kalori, seperti rendah lemak pada susu atau burger vegetarian. Minyak zaitun merupakan lemak sehat, tapi Anda dapat mengkonsumsinya dalam takaran secukupnya. Menambahkan dua sendok makan minyak zaitun untuk menumis, berarti anda akan mengkonsumsi 250 kalori.

 


*sumber : huffingtonpost.com/Kartika Maharani

 

Leave a Reply

CommentLuv badge