Kafein Bukan Pemicu Kanker Payudara

 

kopiKonsumsi Kafein tidak memiliki keterkaitan dengan risiko kanker payudara secara keseluruhan, menurut sebuah laporan baru. Namun, ada kemungkinan peningkatan risiko bagi perempuan dengan penyakit tumor payudara dengan hormon reseptor negatif dengan ukuran lebih besar dari 2 cm. Kafein dapat ditemukan dalam larutan kopi, teh, cokelat dan beberapa obat diseluruh dunia.

Ken Ishitani, MD, Ph.D. dari Brigham dan rekan mempelajari 38.432 wanita berusia 45 tahun atau lebih pada tahun 1992-1995. 10 tahun kemudian, 1.188 perempuan menderita kanker payudara invasif. Konsumsi minuman dan makanan berkafein secara statistik tidak terkait dengan keseluruhan risiko kanker payudara, menurut para peneliti. Di antara perempuan dengan penyakit payudara jinak, hubungan non-positif  dengan risiko kanker payudara diamati secara signifikan dalam kategori tingkat konsumsi kopi tertinggi (empat cangkir atau lebih sehari).

Mengkonsumsi kafein juga berkaitan dengan 68 persen peningkatan risiko reseptor estrogen dan progesteron negatif pada reseptor negatif kanker payudara, atau tumor dengan hormon estrogen dan progesteron yang tidak mengikat, dan 79 persen peningkatan risiko untuk tumor payudara lebih besar dari 2 cm.

Mekanisme kafein dapat mempengaruhi karsinogenesis payudara [perkembangan kanker] secara kompleks dan tetap tidak jelas. Dalam investigasi ini, konsumsi kafein mempengaruhi peningkatan risiko kanker payudara terbukti negatif untuk kedua reseptor estrogen dan reseptor progesteron atau lebih besar dari 2 cm, yang memiliki prognosis kurang. Temuan ini menunjukkan bahwa konsumsi kafein dapat mempengaruhi perkembangan kanker payudara, dan semacamnya.

 

 

*Sumber : Sciencedaily.com/Kartika Maharani

 

Leave a Reply

CommentLuv badge