Pergerakan Hewan Menghadapi Pemanasan Global
Perubahan iklim telah memaksa banyak makhluk di dunia untuk bermigrasi ke daerah yang lebih menguntungkan tiga kali lebih cepat dari yang diyakini sebelumnya, menurut sebuah studi. "Perubahan ini setara dengan hewan dan tumbuhan yang bergeser dari khatulistiwa sekitar 20 centimeter per jam, setiap jam hari dalam setahun," kata pemimpin proyek Chris Thomas, profesor biologi di University of York.
Data berasal dari pengamatan atas burung, mamalia, reptil, serangga, laba-laba dan tanaman di Eropa, Amerika Utara, Chili, Malaysia, dan Pulau Marion di Afrika Selatan. Dengan mengelompokkan penelitian bersama dan menganalisis hasil, para peneliti menemukan hubungan antara pemanasan global dan pergerakan organisme.
"Penelitian ini menunjukkan bahwa pemanasan global menyebabkan spesies untuk bergerak ke arah kutub dan elevasi yang lebih tinggi," kata pemimpin penulis I-Ching Chen, sekarang seorang peneliti di Academia Sinica di Taiwan. "Kami telah menunjukkan bahwa jumlah dimana distribusi spesies telah berkorelasi dengan iklim yang telah berubah di daerah tersebut."
"Bagaimana spesies bergerak cepat karena perubahan iklim menunjukkan banyak spesies menuju cepat menuju kepunahan, di mana kondisi iklim kian memburuk," kata Thomas. Di sisi lain, spesies lain bergerak ke daerah-daerah baru di mana kondisi iklim cocok, hal ini menyebabkan ada beberapa pemenang serta banyak pecundang.
*Sumber : news.discovery.com/Kartika Maharani