Tata Bahasa Dapat Di Pelajari Sejak Usia Balita

 

balitaAnak-anak pada usia balita telah memiliki kemampuan memahami tata bahasa yang kompleks pada usia yang lebih muda, menurut sebuah studi baru. Ketika belajar bahasa, anak-anak muda harus memahami makna kata serta bagaimana menggabungkannya ke dalam kalimat untuk berkomunikasi. Namun, bagi anak di usia 2 tahun, mereka justru jarang menggabungkan dua kata atau lebih secara bersama-sama. Namun, penelitian baru menunjukkan bahwa sebelum anak berusia 2 tahun, mereka dapat memahami konstruksi gramatikal dan menggunakannya untuk memahami apa yang mereka dengar.

"Studi menunjukkan bahwa anak dengan usia antara 2-3 tahun, dapat membentuk pemahaman mengenai tata bahasa secara bertahap dari menonton dan mendengarkan orang-orang," kata peneliti Caroline Rowland dari Universitas Pusat Bahasa Anak Studi Liverpool. "Penelitian baru menunjukkan bagaimanapun, bayi pada usia 21 bulan sangat sensitif terhadap arti yang berbeda dari konstruksi gramatikal tertentu, bahkan jika sekalipun mereka tidak dapat mengartikulasikan kata-kata dengan benar." Penelitian ini menunjukkan bahwa bahasa anak tidak selalu mencerminkan pengetahuan secara lengkap mengenai bahasa dan tata bahasa.

"Pada awal akuisisi tata bahasa jauh lebih awal dari perkiraan sebelumnya, hal ini menunjukkan bahwa anak-anak dapat menggunakan tata bahasa untuk membantu mereka bekerja di luar arti kata-kata baru, terutama mereka yang tidak sesuai dengan benda konkret seperti 'tahu' dan 'cinta', "kata Rowland. "Anak-anak dapat menggunakan tata bahasa dalam kalimat untuk mempersempit kemungkinan makna, sehingga lebih mudah bagi mereka untuk belajar."

 

 

*Sumber : livescience.com/Kartika Maharani

 

Leave a Reply

CommentLuv badge