Khasiat Minyak Ketumbar
Minyak ketumbar telah terbukti dapat menjadi racun bagi sebagian bakteri berbahaya. Penggunaannya sebagai bumbu dalam makanan diyakini bisa mencegah penyakit yang dibawa melalui makanan, dan bahkan mampu mengobati infeksi resisten antibiotik, menurut sebuah penelitian. Para peneliti dari University of Beira Interior di Portugal menguji minyak ketumbar terhadap 12 bakteri, termasuk Escherichia coli, Salmonella enterica, Bacillus cereus dan meticillin-tahan Staphylococcus aureus (MRSA). Dari bakteri yang diuji, semua menunjukkan berkurangnya pertumbuhan dan sebagian mati.
Ketumbar merupakan tanaman aromatik yang digunakan secara luas dalam masakan Mediterania. Minyak ketumbar adalah salah satu dari 20 minyak esensial yang paling sering digunakan di dunia dan sudah digunakan sebagai bumbu makanan. Minyak ketumbar mengandung banyak manfaat kesehatan selama berabad-abad. Termasuk untuk menghilangkan rasa sakit, kram, kejang-kejang, obat mual, obat pencahar dan pengobatan untuk infeksi jamur.
Studi ini tidak hanya menunjukkan bahwa minyak ketumbar memiliki efek antibakteri, tetapi memberikan penjelasan bagaimana cara kerjanya, yang sebelumnya tidak dipahami. "Hasil penelitian menunjukkan bahwa minyak ketumbar merusak membran yang mengelilingi sel bakteri. Hal ini dapat menjadi penghalang antara sel dan lingkungan serta menghambat proses penting, termasuk respirasi, yang menyebabkan kematian dari sel bakteri," jelas Dr Fernanda Domingues yang memimpin studi.
Para peneliti mengungkapkan bahwa minyak ketumbar memiliki aplikasi penting dalam industri makanan dan medis. "Di negara maju, hingga 30% dari populasi yang menderita penyakit karena makanan setiap tahun. Penelitian ini mendorong desain makanan baru yang mengandung kaya akan minyak ketumbar dalam memerangi patogen penularan melalui makanan dan mencegah pembusukan bakteri," kata Dr. Domingues. Minyak Ketumbar bisa menjadi antibodi alternatif alami untuk digunakan dalam obat klinis dalam bentuk lotion, larutan kumur dan bahkan pil.
*Sumber : physorg.com/Kartika Maharani