Simpanse Pun Bisa Berlaku Ikhlas
Simpanse, dianggap individu yang memiliki kecenderungan mementingkan diri sendiri. Dan percobaan terakhir telah membuktikan bahwa simpanse enggan untuk berbagi. Para ilmuwan mengklasifikasikannya sebagai antisocially, bukan pro-sosial altruistik. Hal ini menyebabkan kepercayaan bahwa altruisme manusia berevolusi setelah manusia berpisah dari kera sepupu mereka sekitar 6 juta tahun lalu. "Selama beberapa dekade terakhir kami mengamati bahwa simpanse memiliki tindakan spontan altruisme, namun belum menunjukkan kecenderungan yang sama dalam percobaan" kata peneliti Frans de Waal, seorang primatologi di Emory University di Atlanta.
"Kebanyakan penelitian sebelumnya telah melihat kera yang membantu memberikan makanan untuk diri sendiri atau orang lain, sering begitu rumit sehingga percobaan difokuskan pada pengujian kemampuan alat daripada kecenderungan sosial," kata de Waal. Selain menggunakan sistem pengiriman makanan yang komplek, percobaan terakhir menempatkan simpanse begitu jauh sehingga mereka tidak menyadari betapa tindakan mereka memiliki manfaat lain.
Simpanse berperilaku baik terhadap mitra yang baik, sabar atau lembut mengingatkan mereka bahwa ada perhatian kepada diri mereka sendiri. Mereka cenderung menghargai mitra yang melakukan tekanan dengan membuat keributan, mengemis terus-menerus atau meludah kepada mereka."Ini menarik karena sudah ada pandangan lama bahwa simpanse hanya berbagi makanan di bawah tekanan," kata Horner. Hasil penelitian menunjukkan sebaliknya, simpanse ketika tidak ada tekanan, tetapi sebuah ancaman dapat mengurangi rasa berbaginya, hal ini mungkin dipengaruhi emosi negatif.
Penelitian terdahulu telah menunjukkan bahwa simpanse mampu berkorban ketika memberikan bantuan."Hasil kami agak berbeda," kata Horner. Dalam penelitian kami, simpanse benar-benar memiliki tiga pilihan, mereka dapat melakukan apa-apa, mereka dapat pro-sosial, atau mereka dapat menjadi egois. "Banyak laporan anekdotal dari altruisme baik di liar dan penangkaran yang melibatkan simpanse betina, tapi itu tidak berarti bahwa simpanse jantan tidak altruistik," kata Horner.
"Perbedaan gender akan menjadi kajian yang menarik untuk penelitian masa depan," menyimpulkan Horner. Horner dan de Waal merinci temuan mereka secara online dalam Prosiding National Academy of Sciences.
*Sumber : livescience.com/Kartika Maharani