Habitat Bagi Biota Laut Di Masa Depan

Selama 10 tahun Cabo Pulmo Taman Nasional (CPNP), mengungkapkan bahwa jumlah total ikan di ekosistem cadangan (yang "biomassa") lebih dari 460 persen diantara tahun 1999 sampai 2009. Warga yang tinggal di sekitar Cabo Pulmo, sebelumnya bermata pencaharian sebagai nelayan, dan didirikan taman pada tahun 1995. "Kita tidak pernah bermimpi adanya pemulihan yang luar biasa bagi kehidupan laut di Cabo Pulmo," kata National Geographic Explorer-in-Residence Enric Sala, yang memulai penelitian pada tahun 1999. "Pada tahun 1999 hanya ada ikan berukuran sedang, tapi sepuluh tahun kemudian itu penuh kakatua besar, kerapu, kakap dan bahkan hiu." Hasil yang paling mencolok adalah daerah ini merupakan situs murni yang belum pernah dimancing oleh manusia.
"Hasil studi itu sangat mengejutkan," kata Octavio Aburto-Oropeza, seorang peneliti Scripps postdoctoral, World Wildlife Fund Kathryn Fuller. Dimana peningkatan biomassa sebesar 463 persen dalam cadangan seluas Cabo Pulmo (71 kilometer persegi) mewakili jumlah ikan baru yang diproduksi setiap tahun ada cadangan laut lainnya di dunia yang menunjukkan pemulihan ikan. Keberhasilan CPNP dikarenakan kepemimpinan lokal dan penegakan hukum oleh para pemangku kepentingan lokal, serta dukungan umum dari masyarakat yang lebih luas.
Cagar laut telah terbukti membantu mengurangi kemiskinan lokal dan meningkatkan ekonomi, kata peneliti. Pemulihan kehidupan laut Cabo Pulmo telah melahirkan bisnis eko-pariwisata, termasuk menyelam dan kayak terumbu karang. "Terumbu karang penuh karang keras dan kipas laut, menciptakan habitat yang luar biasa untuk lobster, gurita, sinar dan ikan kecil," kata Brad Erisman, seorang peneliti Scripps postdoctoral dan co-penulis artikel. "Selama beberapa musim ribuan sinar mobula berkumpul di dalam taman dan berenang di atas karang dengan cara yang luar biasa."
Jika anda mengunjungi tempat sekarang, anda tidak percaya perubahan yang telah terjadi. Dan semua itu telah terjadi berkat penentuan suatu komunitas desa pantai yang memutuskan untuk merawat tempat mereka dan berada di pucuk pimpinan mereka nasibnya sendiri. Oleh karena itu, hal ini menunjukkan apa yang terjadi di Cabo Pulmo akan berkontribusi terhadap upaya konservasi yang sedang berlangsung di lingkungan laut dan pemulihan ekonomi pesisir setempat."
*Sumber : livesvience.com/Kartika Maharani