Katak Terbesar Dan Terkecil Di Dunia
Ada hampir 4.000 spesies , termasuk kodok. Katak dewasa biasanya bersifat karnivora dan akan memakan apa saja yang lebih kecil dari diri mereka, termasuk serangga, cacing dan bahkan katak lainnya. Seekor katak yang panjang, lidah lengket melekat di depan mulutnya, dan, sebagai langkah tanda tangan, katak dapat film lidah keluar untuk menangkap mangsanya dengan kecepatan yang luar biasa.
Katak awalnya dikenal ( Vieraella herbsti ) muncul pada periode Jurassic akhir, sekitar 190 juta tahun lalu. Spesimen yang telah ditemukan di Arizona menunjukkan bahwa bentuk tulang dan rencana tubuh katak tetap hampir tidak berubah. Katak terbesar adalah katak Goliat (Conraua goliath) Kamerun. Mereka mencapai hampir 30cm (kaki) dan berat sebanyak 3,3 kilogram (7 lb). Katak terkecil adalah katak Emas (Psyllophryne Didactyla) dari Brasil. Mereka tumbuh hanya 9,8 mm (3 / 8 inci).
Sama kecil dengan katak emas adalah Iberia Eleutherodactylus yang ditemukan pada tahun 1996 di Monte Iberia, Kuba. Katak kecil lainnya adalah katak racun. Mereka berukuran kurang dari 1cm (1/2 inci). Baru-baru ini para ilmuwan melihat penurunan dalam jumlah kodok dan amfibi lain di seluruh dunia. Beberapa spesies diyakini telah punah dalam lima puluh tahun terakhir. Penyebab penurunan termasuk penipisan ozon, polusi, hilangnya habitat, pengenalan predator baru, penyakit dan bahkan jamur.
*Sumber : didyouknow.org/Kartika Maharani