Beberapa Hal Mengenai Kucing
Apakah kucing anda mengeong atau mengaum? Hal itu merupakan ciri khas dari keturunan spesies Felis silvestris, yang terbagi menjadi kucing liar Afrika, kucing liar Eropa dan kucing liar Steppe.
Yang terkecil dari keturunan adalah kucing di Sri Lanka. Dengan ukuran tubuhnya yang sekitar setengah ukuran kucing domestik. Yang terbesar adalah seekor harimau. Harimau Siberia jantan memiliki panjang tubuh lebih dari 3m (10 ft) dengan berat mencapai 300kg (660 lb). Para singa adalah raja dari kucing. Hal menonjol dari jenis kucing lainnya, tidak hanya dalam penampilannya yang khas tetapi juga menjadi felid-satunya yang hidup dalam kelompok sosial yang terorganisir. Singa jantan dewasa berat sampai 225kg (500 lb) dan tumbuh sampai 3m (10 ft) panjang tubuh. Kucing tercepat adalah Cheetah yang merupakan hewan darat tercepat. Ia mampu berlari mencapai 95 km/jam (60 mph) jarak pendek.
Seekor kucing domestik mampu mendengar frekuensi hingga 65 kHz, sedang manusia 20 kHz. Indera penciumannya adalah sekitar 14 kali lebih kuat daripada manusia. Di bagian belakang mata kucing ada lapisan yang memantulkan cahaya, yang disebut tapetum lucidum. Hal inilah yang menyebabkan mata kucing bersinar di malam hari. Lapisan ini dapat menyerap cahaya 6 kali lebih efektif daripada mata manusia, yang memungkinkan kucing untuk melihat lebih baik daripada manusia di malam hari.
Kucing melangkah dengan kedua kaki kiri, maka kedua kaki kanan digunakan ketika mereka berjalan atau berlari. Binatang lain yang dapat melakukan hal ini adalah jerapah, unta dan serigala. Ekor kucing liar hampir tidak pernah bisa diangkat lebih tinggi dari punggung mereka. Kucing tidak bisa melihat langsung bagian di bawah kepala mereka. Itu sebabnya mereka tidak melihat makanan ketika Anda meletakkannya di bawah hidung mereka.
*Sumber : didyouknow.org/Kartika Maharani