Berpikir Positif Akan Menyelamatkan Jantung Anda
Dalam studi sebelumnya, rasa optimisme dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan, termasuk pada kardiovaskular. Ini mungkin hanya karena orang bahagia dapat mengurangi stres, mengurangi tekanan darah, atau orang-orang bahagia lebih cenderung terlibat dalam berbagai kegiatan sehat seperti berolahraga dan makan dengan baik. Untuk mengukur manfaat dari optimisme, sebuah studi klinis baru-baru ini diadakan di University of Michigan.
Para peneliti menemukan bahwa dari 6.000 orang dewasa di atas usia 50 tahun tanpa riwayat stroke, dengan berpikir positif mampu mengendalikan berbagai faktor indikasi penyakit berbahaya, seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan hipertensi.
Para peneliti juga menemukan bahwa setiap peningkatan titik pada skala optimisme mampu mengurangi resiko stroke sebesar 9 persen, yang secara tidak langsung mempengaruhi faktor-faktor seperti tekanan darah dan stres, yang menjadi penyebab utama penyakit jantung. Studi jenis ini telah dilakukan melalui lembaga lain termasuk Duke University, University of Cincinnati dan University of Pennsylvania.
Dokter mengatakan bahwa optimisme adalah sesuatu yang dapat dipelajari, dan merupakan cara yang kuat, alami dan murah untuk menjaga kesehatan jantung. DAlam hal ini yang dibutuhkan adalah penyesuaian sikap. Positif dan ketenangan pikiran dapat ditingkatkan melalui berbagai cara termasuk yoga, meditasi atau metode lain untuk pernapasan dan relaksasi. Banyak orang yang menyadari betapa besarnya efek ketenangan pikiran dan optimisme dapat berimbas pada kesehatan.
*Sumber : huffingtonpost.com/Kartika Maharani