Fungsi Pembekuan Bagi Makanan Laut

frozen foodSebuah teknik cepat dalam hal pembekuan yang digunakan untuk membekukan salmon untuk menambah nilai akan daging dianggap kurang menarik, menurut peneliti dari Departemen Pertanian AS (USDA).

Metode baru ini membutuhkan lebih sedikit energi dan waktu pengolahan, dikembangkan oleh para ilmuwan di University of Alaska Fairbanks-(UAF) bekerjasama dengan Peter Bechtel, teknolog makanan di Agricultural Research Service (ARS) Unit Penelitian Pertanian subarctic (Saru) di Kodiak, Alaska. ARS merupakan lembaga penelitian utama intramural USDA ilmiah.

Salah satu tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan makanan dengan kelembaban kurang dari 10 persen, menurut Chuck Crapo, spesialis teknologi makanan laut dengan Marine Program UAF Penasehat. Hal ini untuk memanipulasi suhu dan waktu. Ilmuwan menciptakan sebuah proses untuk menyingkat waktu dari 20 jam menjadi hanya sembilan jam dengan menaikkan suhu dari minus 40 derajat Fahrenheit menjadi 32 derajat Fahrenheit. Dan menghapus 97 persen kelembaban serta mempertahankan warna aslinya.

Produk tersebut bisa menawarkan alternatif sehat bagi bahan makanan, menurut Bechtel. Misalnya, ketika salmon terlalu dekat dengan musim bertelur, otot yang menurun kualitas. Sehingga ikan salmon yang kaya omega-3 asam lemak menjadi pilihan yang sehat bagi orang-orang yang mengkonsumsi makanan laut dalam makanan mereka seperti yang direkomendasikan oleh Dietary Guidelines baru untuk Amerika. Metode ini dapat digunakan untuk membuat makanan ringan yang lezat, salad topping dan sup siap saji.

 

 

*Sumber : sciencedaily.com/Kartika Maharani

 

Leave a Reply

CommentLuv badge