Vaksin Hepatitis C Terbaru
HCV ditularkan melalui darah dan menyebabkan peradangan hati dan penyakit hati. Ini mempengaruhi sekitar 284.000 warga Australia dan 212.000 hidup dengan HCV kronis.
Penelitian bekerjasama dengan Oxford University dan Yayasan McCusker, menggunakan pendekatan baru untuk pengembangan vaksin, yang bertujuan untuk melindungi dari penyebaran strain HCV. Peneliti Michaela Lucas mengungkapkan, "Usaha-usaha sebelumnya untuk membuat vaksin mengalami hambatan, seperti HIV, virus hepatitis C dapat lolos dalam sistem kekebalan tubuh kita dengan mengalami perubahan yang cepat dari genom dan bentuk.
Proyek ini menggunakan genetika untuk mengidentifikasi pola-pola sehingga kita dapat membuat vaksin yang menghalau kemampuan virus. Dr Lucas mengatakan, jika vaksin ini berhasil maka bisa menghentikan siklus infeksi dan melindungi orang yang beresiko dari infeksi awal dan infeksi ulang.
Hepatitis C merupakan masalah kesehatan secara global utama dengan penyebaran melalui darah yang paling umum, katanya. "Saat ini tidak ada vaksin untuk pencegahan infeksi HCV HCV dan yang sebelumnya tidak dapat melindungi dari infeksi ulang. Selanjutnya, pengobatan yang tersedia tidak dapat diakses untuk semua, mahal dan dapat memiliki komplikasi yang mengancam jiwa.
"Bahkan jika pengobatan dan strategi pengobatan tersebut sukses dan membasmi virus dalam individu, itu tidak akan mencegah infeksi ulang, yang umum dalam kelompok berisiko tinggir. Sebuah vaksin terhadap HCV akan menyediakan mekanisme untuk menghentikan kelanjutan dari siklus infeksi. "
*Sumber : medicalxpress.com/Kartika Maharani