Sistem Pengendalian Obesitas Dari Dalam Tubuh
Dalam PLoS Biologi edisi 26 Juli 2011, Dr Dongsheng Cai dan tim risetnya di Albert Einstein College of Medicine menggambarkan jalur yang mengarahkan otak untuk merasakan dinamika glukosa tubuh, dan mereka menemukan bahwa kelainan dalam proses penginderaan glukosa memberikan kontribusi dalam perkembangan obesitas dan penyakit terkait. Namun, tim juga menemukan bahwa koreksi cacat ini dapat menormalkan keseimbangan energi seluruh tubuh dan mengobati obesitas.
Hipotalamus pada otak memainkan peranan penting dalam mengendalikan keseimbangan energi dan berat badan. Meskipun kita mengetahui jalur hormon dalam regulasi hipotalamus, namun untuk mekanisme hipotalamus dalam penginderaan jauh nutrisi kurang jelas.
Tim yang dipimpin oleh Dr Cai menemukan peran baru dari faktor protein kompleks, hypoxia-inducible (HIF), dalam penginderaan glukosa hipotalamus dan penyeimbangan energi seluruh tubuh pada tikus. HIF merupakan faktor transkripsi nuklir yang menginduksi respon hipoksia. Cai dan tim menemukan HIF yang diaktifkan oleh glukosa dan bahwa peraturan ini berkaitan dengan pengendalian nafsu makan pada tikus. Dengan meningkatkan aktivitas HIF hipotalamus melalui pengiriman gen, tikus menjadi resisten terhadap obesitas.
Secara keseluruhan, studi ini mengungkapkan peran penting saraf HIF dalam menjembatani glukosa otak penginderaan dengan regulasi otak berat badan dan fisiologi metabolisme. Penemuan ini juga menyoroti implikasi potensial untuk mengembangkan aktivator saraf HIF untuk mengobati dan mencegah obesitas dan penyakit terkait lainnya.
*Sumber : sciencedaily.com/Kartika Maharani