Depresi Bisa Memicu Alzheimer
Menurut sebuah studi, jumlah kasus di seluruh dunia diperkirakan akan tiga kali lipat selama 40 tahun ke depan. Para peneliti mengatakan bahwa meningkatnya aktivitas mental dapat membuat perbedaan terbesar dalam mengembangkan Alzheimer. Hal itu dikarenakan tingkat pendidikan yang rendah adalah faktor yang berdampak pada kasus Alzheimer di seluruh dunia. Mereka mendefinisikan pendidikan yang rendah dengan tidak menyelesaikan pendidikan berarti memiliki IQ rendah, dan menjadi salah satu faktor prnyebab Alzheimer sebanyak 19 persen pada kasus Alzheimer.
Faktor yang berkontribusi kedua tertinggi jumlah kasus adalah merokok, yang memberikan kontribusi 14 persen dari kasus, atau 4,7 juta kasus di seluruh dunia, penelitian menunjukkan. Temuan menunjukkan bahwa inisiatif berhenti merokok dan inisiatif kesehatan masyarakat untuk meningkatkan tingkat aktivitas fisik sepanjang hidup dapat memiliki efek dramatis pada penurunan jumlah kasus Alzheimer, kata para peneliti.
Deborah Barnes dan Kristine Yaffe, peneliti di Universitas California, San Francisco (UCSF) mengungkapkan beberapa faktor penyebab penyakit Alzheimer di seluruh dunia secara lebih rinci. Dimana faktor ini dapat dicegah secepat mungkin, guna terhindar dari Alzheimer. Diataranya :
- Merokok
- Aktivitas fisik secara berlebihan
- Tekanan darah tinggi
- Depresi
- Diabetes
- Peningkatan aktivitas mental
- Obesitas
Namun, temuan ini menunjukkan bahwa intervensi pencegahan dan terapi memiliki potensi besar dalam menekan jumlah penderita Alzheimer, dan harus dilakukan di populasi berisiko tinggi, kata mereka.
*Sumber : livescience.com/Kartika Maharani