Pembersih Udara Penolong Bagi Anak-Anak Penderita Asma
Sebuah penelitian dari Johns Hopkins Children Baltimore City terhadap anaka-anak penderita asma dan hidup dengan perokok menunjukkan bahwa pembersih udara dalam ruangan dapat mengurangi polusi udara dapat menurunkan tingkat gejala asma di siang hari yang biasa diselesaikan dengan penggunaan antiinflamasi pada obat asma. Meskipun pembersih udara meningkatkan kualitas udara secara keseluruhan di rumah, namun tidak mengurangi tingkat udara nikotin dan efek buruk dari perokok pasif, menurut para peneliti.
Orang tua harus diberi konseling terkait larangan merokok dalam ruangan dan menggunakan pembersih udara hanya sebagai alat sementara agar rumah bebas asap rokok, tim Hopkins menyimpulkan dalam Archives of Pediatrics & Adolescent Medicine .
"Pembersih udara tampaknya menjadi solusi yang parsial untuk meningkatkan kualitas udara dalam rumah dimana anak-anak hidup dengan perokok," kata pemimpin penelitian Arlene Butz, Sc.D., MSN, CPNP, spesialis asma di Johns Hopkins Children dan profesor pediatri di Sekolah Johns Hopkins University of Medicine
Studi ini juga menemukan bahwa anak-anak yang tinggal di rumah dengan pembersih udara memiliki hari terbebas tanpa batuk atau kesulitan bernapas dibandingkan dengan anak-anak yang tinggal di rumah tanpa pembersih udara.
"Temuan kami menunjukkan hubungan yang jelas antara gejala asma dengan penggunaan pembersih udara yang memberikan bukti lebih lanjut bahwa pembersih udara dapat memainkan peran penting dalam pengobatan anak-anak penderita asma," kata co-peneliti Patrick Breysse, Ph.D., profesor di Johns Hopkins Bloomberg Sekolah Kesehatan Masyarakat dan direktur dari Johns Hopkins Center untuk Asma Anak di Lingkungan Perkotaan.
*Sumber : Sciencedaily.com/Kartika Maharani