Besar Kecil Otak Bukan Penentu Kecerdasan

eskimoOrang yang tinggal di daerah kutub memiliki bola mata lebih besar dan otak daripada individu lain, menurut penelitian baru. Peningkatan ukuran otak dan mata memungkinkan orang untuk melihat lebih baik ke tempat-tempat yang menerima cahaya kurang daripada daerah yang dekat dengan khatulistiwa, menurut sebuah penelitian

"Seseorang yang tinggal di Lingkaran Kutub Utara memiliki ketajaman visual yang lebih besar dengan bola mata yang 20 persen lebih besar daripada seseorang yang hidup di khatulistiwa," kata co-penulis Robin Dunbar Discovery News dan kepala Institut Antropologi Evolusi di Kognitif & University of Oxford.

"Mereka harus memiliki visi yang lebih baik untuk mengkompensasikan tingkat cahaya yang lebih rendah seperti ditunjukkan oleh bukti bahwa ketajaman visual di bawah kondisi cahaya ambient/alami akan tetap konstan.

Untuk penelitian ini, Dunbar dan rekan Eiluned Pearce mengukur tengkorak 55 individu dari 12 populasi yang berbeda, dengan fokus pada dimensi untuk volume orbital dan kapasitas tengkorak. Orang-orang hidup sekitar 200 tahun yang lalu. Tengkorak mereka sekarang menjadi bagian dari koleksi bertempat di Oxford University Museum Sejarah Alam dan University of Cambridge Koleksi Duckworth.

Para ilmuwan menunjukkan bahwa ukuran otak tidak selalu berkorelasi dengan kecerdasan. Adapun bola mata yang lebih besar, membuat proporsi yang lebih kecil dari gambar jatuh pada masing-masing bidang fotoreseptor sehingga dapat dibedakan. Faktor cahaya membuat orang-orang yang tinggal di daerah tersebut perlu meningkatkan visual.

Efeknya sebelumnya telah ditunjukkan pada burung dan primata lainnya, namun studi baru ini adalah yang pertama untuk menunjukkan bagaimana hal itu mempengaruhi manusia.

 

 

*Sumber : news.discovery.com/Kartika Maharani

Leave a Reply

CommentLuv badge