50% Penderita Kanker Hati Berada Di Negara Cina

hepatitis bPara peneliti di Hong Kong mengungkapkan bila kanker hati yang berada pada sel utama kanker akan membuat mereka tahan terhadap kemoterapi, dan akan menyebar ke bagian tubuh lain dan kembali meskipun telah dilakukan pengangkatan.

Penemuan yang dipublikasikan dalam jurnal Cell Stem Cell, membuktikan bahwa para ahli dapat menargetkan sel-sel induk untuk melawan kanker hati. Penyakit kanker yang banyak ditemukan di negara China dan Asia Tenggara.

Sel kanker batang ini memiliki protein permukaan yang unik yang disebut CD24 dan pasien dengan jumlah CD24 tinggi cenderung memiliki peluang lebih kecil untuk bertahan hidup, kata pemimpin peneliti Irene Ng, patologi profesor dan direktur Laboratorium Kunci Negara Riset Hati pada Universitas Hong Kong .

"CD24 seperti sebuah tombol, dan saklar pada beberapa sel kanker batang. Setelah mereka diaktifkan, mereka mengaktifkan protein dalam sel yang disebut STAT3," kata Ng dalam konferensi pers.

Rekannya Terence Lee mengatakan, "STAT3 masuk ke inti sel dan melaksanakan fungsinya, untuk membentuk tumor, menyebar dan menjadi pertahanan baginya untuk bertahan pada sel kanker.

Jika kita menghambat fungsi STAT3, berarti kita menghambat fungsi sel-sel utama kanker"
Sel induk yang dimaksud adalah sel induk yang ditemukan di seluruh tubuh dan kelebihan mereka adalah kemampuan mereka untuk dapat berubah menjadi jenis sel yang berbeda ketika berkembang biak dan memperbaharui diri.

Induk sel-sel kanker hati sangat menyulitkan karena mereka membantu tumor lain agar bisa tumbuh. Dan sepuluh persen dari penduduk China membawa virus hepatitis B, sebagai penyebab utama dari kanker hati. Ada 500.000 kasus kanker hati di seluruh dunia per tahun, lebih dari 50 persen berada di Cina.

 

 

*Sumber : newsdaily.com

Leave a Reply

CommentLuv badge