Efek Dari Sesak Nafas
Penderita asma berat cenderung lebih memiliki antibodi terhadap bakteri penyebab penyakit Chlamydia pneumoniae daripada beberapa kasus pengobatan antibiotik lain yang dapat meningkatkan gejala menurut sebuah penelitian.
Eduard Drizik dari University of Massachusetts, Amherst mengatakan, kondisi dimana penderita asma mengalami sesak nafas yang berat, maka secara tidak langsung produksi antibodi pada tubuh akan terbentuk. Asma adalah penyakit pernafasan kronis, yang penyebabnya tidak sepenuhnya diketahui. Tidak ada obat untuk asma dan penyakit ini disebabkan oleh banyak hal.
Pembuktian bahwa patogenesis asma melibatkan peradangan kronis, telah menyebabkan sebuah kebingungan dalam mengeksplorasi prevalensi infeksi dari berbagai organisme ketika dalam kondisi asma. Para peneliti melakukan studi yang dirancang untuk menentukan ada tidaknya klamidia antibodi secara lebih spesifik untuk memprediksi tingkat keparahan asma.
"Data menunjukkan hubungan statistik yang signifikan antara klamidia spesifik yang memproduksi antibodi IgE dengan keparahan asma," kata Drizik. "Dari pasien asma dianalisa, 55% memiliki klamidia dalam paru-parunya daripada rutin melakukan donor darah."