Featured Articles
1:15 pm by Pengajar + in Automotive,Headline,Horse,POLICE STORY,RETRO,Weapons
Jaring laba-laba yang memiliki sudut sempurna itu, akan memiliki bentuk yang berbeda sesuai dengan usia sang pembuat. Semakin tua usia dari laba-laba maka bentuk jaring-jaring tersebut akan kian memburuk dan menunjukkan lubang yang menganga. Hal ini membuktikan bahwa usia mempengaruhi organisme lainnya, termasuk manusia didalamnya.
Keterampilan membuat jaring-jaring mungkin ditentukan oleh degenerasi sistem saraf pusat, dimana telah terjadi perubahan pada sistem tersebut ujar peneliti, Mylène Anotaux, PhD dari Nancy Universitas di Perancis.
Karena pentingnya memahami sistem mekanisme yang mendasari perilaku penuaan pada manusia, maka dengan melakukan penelitian ini melalui hewan yang sederhana ini, maka mengehaui mekanisme penuaan adalah hal penting, tambahnya.
Penelitian yang sedang dipresentasikan pada Konferensi Society for Experimental Biology Tahunan di Glasgow, menggunakan rumah laba-laba Eropa jenis Zygiella x-notata. Laba-laba yang memiliki kehidupan sekitar 12 bulan dengan sistem saraf yang sederhana sehingga organisme yang ideal untuk mengetahui bagaimana penuaan dapat mempengaruhi perilaku.
Dengan melakukan penelitian pada Jaring laba-laba yang terbentuk sepanjang hidup mereka dan dititik beratkan pada langkah-langkah seperti keteraturan struktur jaring, sudut antara helai dan apakah ada lubang yang terbentuk.
*Sumber : sciencedaily.com
11:51 am by Pengajar + in Automotive,Headline,Horse,POLICE STORY,RETRO,Weapons
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa anjing memiliki kemampuan untuk menemukan perbedaan ditengah persamaan yang terkadang tidak dapat dilakukan oleh manusia, melalui indera penciuman mereka. Hal yang kerap digunakan digunakan para pelaku tindak kriminal untuk mengecoh para aparat kepolisian.
Para ilmuwan dari Republik Ceko membuktikan hal tersebut. Tim tidak menggunakan anjing biasa pada penelitian mereka, layaknya penelitian yang telah dilakukan pada masa lalu, yang melibatkan anjing didalamnya. Mereka justru menggunakan anjing polisi yang telah menjalani pelatihan tingkat tinggi.
Penelitian tersebut menggunakan anak kembar identik pada penelitian kali ini, dengan mengambil sampel dari aroma tubuh anak-anak tersebut dengan cara mengusap tubuh anak-anak dengan menggunakan handuk kecil. Kemudian, 10 jenis anjing gembala dilepaskan guna mengikuti 12 tes dan mencari aroma yang dimaksud oleh tim penguji.
Peneliti menemukan, bahwa anjing dapat menemukan masing-masing aroma yang dimaksud tanpa mengalami kegagalan sekali pun. "Anjing dapat membedakan bau kembar identik jika terlatih," kata peneliti Lud k Bartoš, Seorang etolog di Ceko Universitas Ilmu di Praha.
*Sumber : livescience.com
11:08 am by Pengajar + in Automotive,Headline,Horse,POLICE STORY,RETRO,Weapons
Para ahli dibidang kedokteran kini mampu memperbaiki bentuk jantung yang rusak akibat serangan jantung. Dengan menyuntikkan protein yang mirip dengan insulin langsung pada jantung, maka secara otomatis sel yang rusak akan memperbaiki diri dan regenerasi kembali terjadi, ujar para peneliti.
Para ahli yang berasal dari Liverpool John Moores University (LJMU) mengatakan bahwa penelitian yang telah dilakukan selam empat tahun ini sangat berbeda dengan penelitian yang tengah dikembangkan oleh oleh para ilmuwan. Diantaranya, penelitian yang dilakukan oleh tim dari Italia dan Spanyol yang hanya mengarah kepada pengobatan yang lebih sederhana dan terjangkau.
Dr Bernardo Nadal-Ginard, Direktur Stem Cell LJMU & unit Biologi Regenerative, mengatakan penelitian ini menunjukkan bahwa faktor pertumbuhan sel pada jantung setelah menyuntikkan IGF-1 dan HGF tergantung pada anatomi, histologi dan fisiologi dan kerusakan yang terjadi pada jantung.
Ia menambahkan bila terapi regeneratif merupakan terapi yang efektif, sederhana, terjangkau, mudah dan mudah untuk diterapkan dengan standar klinis saat perawatan jantung.
7:37 am by Pengajar + in Automotive,Headline,Horse,POLICE STORY,RETRO,Weapons
Tanaman berupa rumput laut ternyata dapat menjadi salah satu bahan bakar di masa depan. Hal ini terbukti berdasarkan penelitian yang dilakukan peneliti asal Aberystwyth University, Wales yang mengumpulkan sampel berupa kelp (Laminaria digitata).
Berdasarkan penelitian, tanaman tersebut akan jauh lebih efektif ketika dipanen pada musim panas, dan bulan Juli merupakan saat terbaik untuk memanennya agar lebih mudah untuk dibentuk menjadi biofuel. “Jika kelp dipanen pada kisaran bulan Juli, jumlah kandungan karbohidrat pada tanaman itu berada di titik tertinggi. Ia akan memiliki kadar gula yang sangat optimal untuk produksi bahan bakar,” kata Dr. Jessica Adams, ketua tim peneliti dari Aberystwyth University, Wales.
"Agar lebih optimal, dalam proses fermentasi, jumlah karbohidrat dan gula dibutuhkan sebanyak mungkin. Selain karbohidrat dan gula, kandungan logam juga bisa hadir di sana. Namun untuk zat ini, jumlahnya harus ditekan serendah mungkin, agar dapat dikonversikan menjadi etanol" jelas Adams.
Bahan bakar dari rumput laut semacam ini menawarkan kemampuan yang tidak dimiliki oleh energi terbaru lain, misalnya listrik tenaga angin, yang merupakan sumber energi yang bisa disimpan dan digunakan ketika hembusan angin menurun.
Namun demikian, masih banyak pekerjaan yang perlu dilakukan, misalnya mengidentifikasi dan mengurai substansi bernilai tinggi lainnya seperti pigmen dan phenol, sebelum sisanya digunakan untuk membuat bahan bakar, tambahnya.
*Sumber : sciencedaily.com
5:00 am by Pengajar + in Automotive,Headline,Horse,POLICE STORY,RETRO,Weapons
Sebuah penelitian menentukan suatu senyawa yang disinyalir mampu mengatur keinginan mengkonsumsi kembali makanan tertentu. Seperti halnya ketika mengkonsumsi keripik kentang. Ada saatnya ketika tubuh dalam kondisi nagih untuk mengkonsumsinya kembali. Sama halnya ketika seorang yang telah kecanduan narkotika.
Dalam jurnal Proceeding of National Academy of Sciences (PNAS), zat kimia tersebut bernama "endocannabinoids". Dimana, ia merupakan bagian dari siklus yang membuat kembali untuk memakannya meskipun hanya menggigit sekali lagi. Dari penelitian ini, Daniele Piomelli, seorang profesor farmakologi di University of California, Irvinebahwa mengungkapkan bila sinyal endocannabinoid pada usus berperan dalam mengatur asupan lemak.
Studi juga menemukan bahwa lemak dalam usus dan lidahlah yang memicu pelepasan endocannabinoids pada otak, dalam bentuk pesan yang sama, yaitu Makan, makan, makan! Endocannabinoids juga dikenal untuk mempengaruhi nafsu makan dan indera perasa, menurut studi pada tahun 2009 di PNAS.
Temuan terbaru menunjukkan bahwa dengan menghalangi penerimaan sinyal endocannabinoid, peneliti mungkin dapat memutus siklus yang mendorong orang untuk makan berlebihan makanan berlemak. Dengan memblokir reseptor endocannabinoid di otak dapat menyebabkan kecemasan dan depresi, ujar Piomelli. Tetapi obat yang dirancang untuk hal tersebut mungkin tidak akan memicu efek-efek samping negatif.
*sumber : livescience.com
2:00 am by Pengajar + in Automotive,Headline,Horse,POLICE STORY,RETRO,Weapons
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa seekor burung merpati terlahir untuk dapat mengenali wajah orang-orang dan tidak tertipu meskipun individu tersebut telah mengalami perubahan dalam berpakaian. Penelitian sebelumnya hanya terfokuskan pada kemampuan persepsi burung merpati yang dipelihara di dalam lingkungan laboratorium. Namun, penelitian terbaru dilakukan pada merpati liar.
Dengan lokasi pada sebuah taman di Paris, dua peneliti menggunakan metode yang berbeda-beda. Salah satu peneliti mengabaikan merpati setelah memberikan makananan kepada mereka, sedangkan yang lainnya mengusir mereka. Hal ini diikuti oleh sesi kedua ketika peneliti tidak mengusir burung-burung merpati.
Percobaan diulang beberapa kali. Dan menghasilkan kesimpulan bahwa burung merpati menghindar dari individu yang telah mengusir mereka sekali pun individu tersebut telah berganti pakaian. "Hal ini sangat mungkin, bahwa merpati memiliki kemampuan mengenali wajah manusia dengan baik, baik dari usia yang sama, bentuk tubuh dan warna kulit," kata peneliti Dalila Bovet dari Universitas Paris Ouest Nanterre La Défense.
Para peneliti mencatat bahwa burung dapat membedakan manusia, tanpa harus melihat warna pakaian yang digunakan oleh individu tersebut. Mereka berteori bahwa kemampuan pengenalan mungkin telah terjadi dalam waktu yang tidak sebentar, melainkan seberapa lama hubungan antara mereka dengan manusia dalam suatu kota.
*Sumber : livescience.com
1:56 am by Pengajar + in Automotive,Headline,Horse,POLICE STORY,RETRO,Weapons
Pernahkah anda berfikir, bila salah satu bagian dari tubuh anda merupakan tempat tinggal kumpulan bakteri? Seorang ilmuwan dari North Carolina University di Raleigh, Amerika Serikat membuktikan hal itu. Ia menemukan 1.400 bakteri yang berbeda, dan 662 jenis diantaranya merupakan spesies baru. Penemuan yang berasal dari proyek Belly Button Biodiversity ini menjelaskan bahwa pusar merupakan area yang memiliki daya tarik bagi bakteri
Sekumpulan bakteri tersebut ditemukan pada bagian pusar manusia oleh Rob Dunn dan Jiri Hulcr. Penelitian ini bertujuan untuk membuat orang-orang tertarik dalam bidang mikrobiologi dan mengurangi kekhawatiran orang terhadap mikroba penyebab suatu penyakit.
Meskipun telah ditemukan jenis mikroba baru dalam jumlah yang cukup banyak, namun kuantitasnya hanya sedikit. Hanya sekitar 40 spesies, yang berarti setara dengan 80 persen populasi bakteri di pusar, tulis Peter Aldhous, seorang penulis ilmiah.
*Sumber : popsci.com
Oldies, but Goodies!
Report suggests alarming increase in young child casualties
Cyclists bare all to raise safety awareness
A haulage company has been fined after an employee sustained injuries falling from a wooden pallet carried on a fork lift truck.
The number of offshore hydrocarbon releases reached a record low last year, new provisional figures from the Health and Safety Executive (HSE) reveal.
Employer cites health and safety as reason for banning cycles for work related travel.
What's the dilly, yo?
cerita-cerita dari Rio
Categories
Archives
digitaLmbuL’s FiLes Authors
More Information
Our Friends