Hubungan Ritme Otak Antara Belajar dan Kecepatan

 

ritme otakKecepatan ritme otak ketika tengah belajar akan menjadi lebih kuat, sama halnya ketika tubuh tengah bergerak cepat, berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh para ahli neurologi UCLA dalam sebuah studi terbarunya.

Dibawah pimpinan profesor Mayank Mehta, tim menggunakan mikroelektroda khusus untuk memonitor sinyal listrik pada otak tikus. Sinyal yang diproduksi di wilayah otak yang disebut hipokampus. Wilayah yang kritikal untuk pembelajaran dan memori, selama manusia berkonsentrasi dalam pembelajarannya.

Para peneliti menemukan bahwa kekuatan ritme gamma akan tumbuh secara substansial, sama seperti ketika volume kecepatan berlari meningkat. Hal inilah yang akan membawa para ilmuwan untukl selangkah lebih dekat lagi untuk memahami fungsi otak terpenting dalam pembelajaran dan navigasi.

“Ritme gamma diketahui dikendalikan oleh perhatian dan pembelajaran, tapi kami menemukan ritme ini juga bisa diatur oleh seberapa cepat Anda berlari,” ujar Mehta, seorang profesor fisika dan astronomi, neurologi, dan neurobiologi. Dalam penelitian ini, secara tidak langsung telah menciptakan hubungan yang menarik antara dunia pembelajaran dan dunia kecepatan, tambahnya.

 

 

*Sumber : newsroom.ucla.edu

 

2 Responses to “Hubungan Ritme Otak Antara Belajar dan Kecepatan”

  1. apakah secara garis besar otak tikus sama seperti otak manusia? therima kasih..

    Reply

  2. Tidak sedikit hewan atau binatang yang tercipta memiliki anatomi yang mirip dengan anatomi manusia. Tak sedikit ewan tersebut yang digunakan oleh peneliti atau ilmuwan sebagai media penguji akan analisis mereka. Namun, hal ini memunculkan sebuah tagline “animal tested” di dunia pencinta binatang.

    Reply

Leave a Reply

CommentLuv badge