Layaknya Binaraga

mutasi genEfek dari mutasi gen pada mahluk hidup dengan spesies mamalia, termasuk manusia, dan ikan didalamnya, mampu menghadirkan otot super dengan massa dua atau tiga kali lipat massa normal. Demikian hasil penelitian yang dilakukan oleh ahli saraf anak-anak Markus Schuelke.

Saat ini, dalam catatan Markus ada dua anak tercatat yang memiliki mutasi gen tersebut. Salah satunya adalah anak laki-laki asal Jerman. Ia terlahir dengan memiliki Otot paha dan lengan atasnya sangat menonjol, dua kali lipat besarnya dibandingkan anak seusianya. Ia sanggup mengangkat beban seberat 3,2 kilogram dengan tangan diluruskan, ketika berusia 5 tahun.

Anak laki-laki lainnya, bernama Liam Hoekstra dan didiagnosis memiliki kondisi serupa. Hoekstra bahkan dapat melakukan pull-up dan sit-up beberapa bulan setelah kelahirannya. Ketika marah, Hoekstra pernah membuat lubang pada dinding dan membuat lebam mata ibunya.

Dengan meneliti data di berbagai spesies yang terpengaruh selain manusia, seperti sapi, tikus, domba, dan anjing, didapati bahwa ada protein bernama myostatin (MSTN) yang menahan pertumbuhan otot. Dimana hal tersebut mampu membuat protein menghilang atau berkurang secara drastis. "Karena gen MSTN tidak berfungsi sempurna, otot berkembang lebih besar dari seharusnya," Stinckens menjelaskan.

Para peneliti belum mengetahui efek buruk lain berkaitan dengan kekurangan protein MSTN. Mereka khawatir jantung tidak akan mampu bertahan saat pertumbuhan. Tapi, hal ini masih harus diselidiki lagi, ujar Stinckens.

Diharapkan dari penelitian ini, masalah yang berkaitan dengan kelainan otot di masa depan mampu menghasilkan penanganan yang jauh lebih baik lagi.

 

 

*Sumber : Discoverynews.com

Leave a Reply

CommentLuv badge