Misteri Bipolar

 

BipolarGangguan bipolar adalah kondisi serius yang melibatkan ayunan mood yang dramatis. Jumlahnya kian hari kian bertambah jumlahnya. Sebagian besar memilih untuk berobat. Masalahnya, wabah ini tidak nyata. “Bipolar muncul dari masa remaja akhir,ujar Ian Goodyer, profesor jurusan psikiatri Universitas Cambridge yang mempelajari anak dan depresi remaja.

Bagaimana kesalahan diagnosis ini bisa terjadi? Bagaimana berawal? Ini merupakan pertanyaan yang dibahas dalam buku The Psychopath Test, karya Jon Runson mengenai sudut aneh industri kejiwaan.

Hal ini bermula dari DSM. Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM) merupakan daftar semua penyakit mental yang dikenali secara resmi beserta gejalanya. Hal ini tertuang dalam sebuah buku kecil yang mencerminkan pola pikir Freud yang dominan di tahun 1960. Orang mengetahui buku tersebut, namun yang tidak diketahui orang adalah Spitzer, sang pengarang, punya rencana untuk menghapus semua penilaian manusia dari psikiatri. Ia berambisi untuk menciptakan sebuah DSM yang akan berisi checklist. Dimana, setiap psikiater dapat mengambil manual ini, dan jika gejala pasien cocok dengan checklist tertentu untuk gejala tertentu, maka seperti itulah diagnosisnya.

Selama enam tahun Spitzer melakukan rapat editorial di Columbia. Psikiater akan menyebutkan sebuah gangguan mental jenis baru dan checklistnya. Akan ada penyakit baru dimasukkan. Bila Spitzer setuju dengan diagnosis baru tersebut, yang ternyata memang selalu setuju, ia akan segera menulisnya. Penerus Spitzer, Allen Frances, melanjutkan tradisi penumpukan gangguan mental baru ini, dengan checklistnya sendiri, menjadi berkali lipat. DSM-IV yang dibuatnya terdiri dari 886 halaman dengan 32 gangguan mental baru.

kini Frances merasa bila ia telah membuat beberapa kesalahan besar. Dimana ia merasa bila diagnosis psikiatrik semakin mendekati batas-batas kenormalan, ujarnya. Frances menyebut salah satu contoh kesalahannya adalah gangguan bipolar anak-anak. “Anak-anak yang mengalami gangguan temperamen ekstrim disebut bipolar,” katanya. Bipolar pada anak-anak mengambil rasa bersalah dari orang tua yang mungkin menciptakan anak tipe pembangkang ini.

Kepedulian utamanya adalah anak yang perilakunya hanya sesuai sedikit dengan checklist bipolar harus dirawat dengan obat antipsikotik, yang dapat berhasil menenangkannya, bahkan bila diagnosisnya salah. Obat ini dapat memiliki efek samping yang tidak menyenangkan dan bahkan bisa berbahaya.

Bagi penderita ADD atau gangguan pada pengfokusan perhatian, mereka seperti orang dewasa manic. Namun mereka tidak tumbuh menjadi orang manic. Dan orang manic juga waktu kecilnya bukan penderita ADD. Dan mereka telah memiliki label bipolar. Itu label besar yang harus melekat pada anda seumur hidup anda. Anda diberi tahu kalau anda memiliki kondisi yang akan membuat anda rentan pada depresi dan bunuh diri.

 

 

*Sumber : newscientist.com

 

 

 

Leave a Reply

CommentLuv badge