Bahaya Gula Pada Susu

 

susu penyebab obesitasAdanya salah persepsi mengenai anak sehat, membuat tidak sedikit orang tua yang menginginkan tubuh putera puteri mereka tumbuh menjadi sosok yang gemuk dan menggemaskan. Obesitas atau kegemukan itu sendiri, telah menjadi pemicu berbagai penyakit yang akan hadir ditubuh manusia, cepat atau lambat.

Berdasarkan sebuah penelitian yang telah dilakukan oleh Persatuan Dokter Gizi Medik Indonesia (PDGMI) menyimpulkan bahwa salah satu sumber pemicu utama obesitas pada anak adalah gula berlebih yang terkandung dalam susu formula. Hal ini ditegaskan oleh Saptawati Bardosono dari, bahwa telah terjadi tren obesitas di kalangan anak-anak belakangan ini, sehingga para orangtua diminta untuk mencermati asupan nutrisi yang dikonsumsi oleh anak-anaknya.

Menilik pada anjuran WHO, asupan gula tambahan yang direkomendasikan tidak dianjurkan melebihi 10 persen dari total energi yang dikonsumsi. Tujuannya ialah untuk menghindari kelebihan energi dalam tubuh anak. Anak usia 1 hingga 3 tahun maksimal mengkonsumsi gula lima sendok teh (25 gram) gula per hari, sedangkan untuk anak usia  4 hingga 6 tahun maksimal delapan sendok teh (38 gram) gula per hari, dari total keseluruhan makanan dan minumannya yang dikonsumsinya setiap hari.

Selain obesitas, kelebihan energi pada tubuh juga dapat menyebabkan karies gigi dan dapat membentuk kebiasaan yang kurang baik pada pola makan anak.

Berdasarkan hasil dari riset Medical Research Unit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) yang disampaikan pada suatu acara talkshow "Cermati Asupan Gula Tambahan pada Susu Anak" beberapa waktu lalu di Jakarta, pada dasarnya sebagian besar anak memiliki status gizi baik, dan tidak ada anak yang menderita gizi buruk. Akan tetapi, justru ditemukan 7,7 persen anak yang memiliki gizi lebih alias berstatus kegemukan. Riset tersebut dilakukan terhadap 100 anak usia 3-6 tahun di tiga Taman Kanak-kanak (TK) dan satu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Jakarta dalam periode Maret-April 2011.

Jumlah gula harian (sukrosa, glukosa, fruk¬tosa, dan laktosa) yang masuk kedalam tubuh anak, mampu memberikan kontribusi lebih dari 10 persen terhadap total kalori. Asupan gula terbanyak adalah sukrosa 49,45 gram dan terbanyak berasal dari konsumsi susu, tegas Dr. dr. Rini Sekartini, yang melakukan riset tersebut.

 

 

*Sumber : NGI

Leave a Reply

CommentLuv badge