Hasil Buah Pikir Manusia
Manusia sebagai sosok yang diciptakan oleh Tuhan, dengan segala kelebihan dan kekurangannya hadir untuk melengkapi dan mempermudah segala aktifitas dan kebutuhan mahluk hidup di muka bumi ini. Dengan kepemilikan otak yang sempurna inilah berbagai hal dan elemen terpenting yang bagi kelangsungan hidup manusia di dunia ini, ditemukan. Diantaranya :
Api
Salah satu elemen penting ini yang merupakan bagian dari perkembangan hidup manusia untuk bisa bertahan hidup, hal ini dituturkan oleh Nira Aplerson-Afil, anggota tim arkeologi Israel. Dan memberi pengaruh dalam penyebaran manusia.
Pertanian
Dari hasil pertanian inilah manusia pada 12.000 tahun yang lalu mempertahankan hidup mereka guna mencukupi asupan gizi mereka. Namun, menurut analisis DNA dari beberapa makanan modern, perkembangan pertanian dimulai pada 9.000 hingga 10.000 tahun di daerah barat daya Asia. Perkembangan pada bidang pertanian juga memiliki tahapan proses dari beberapa perkembangan ilmiah dan teknis.
Pemurnian Air
Menurut laporan WHO pada tahun 2005, penyakit yang berkaitan dengan pencemaran air menyebabkan kematian 3,4 juta orang per tahun--jumlah yang lebih banyak dari kombinasi antara perang, terorisme, dan senjata pembunuh massal. Hal ini pernah terjadi pada beberapa tahun yang lalau, dimana kolera membunuh ribuan orang, bahkan di negara-negara maju. Pada tahun 1854, ilmuwan John Snow menemukan bahwa kematian tersebut diakibatkan oleh mikroorganisme yang mencemari air.
Antibiotik
Di akhir tahun 1920, fisikawan Dr. Alexander Fleming mencoba meneliti antibakteri. Dan ia mendapati jamur yang mengontaminasi cawannya menghalangi pertumbuhan patogen yang ditelitinya. Pada tahun 1929, Fleming menerbitkan artikel ilmiah berdasarkan temuannya tersebut. Salah satu siswanya, Dr. Cecil Paine, mendemonstrasikan efektivitas penisilin, obat yang dibuat dari jamur, mampu melawan bakteri penyebab penyakit. Sejak saat itu, penggunaan penisilin dan antibiotik lain mampu mengurangi jumlah kematian dari beberapa penyakit.
Pengawetan Makanan
Makanan merupakan hal terpenting yang dibutuhkan oleh manusia, dalam kondisi apapun. Terlebih pada saat bencana alam tersebut mengganggu akses listrik dan suplai bahan makanan. Pengawetan makanan dalam bentuk kaleng diawali pada abad ke-18 demi keperluan militer. Dimana jumlah para prajurit sedikit demi sedikit berkurang jumlahnya diakibatkan kurangnya suplai makanan pada tubuh mereka. Seorang koki pembuat permen dan bir asal Paris bernama Nicholas Apper memiliki ide untuk memasukkan makanan ke dalam botol yang disumbat gabus. Kemudian merebus botol itu dalam air hangat guna mengeluarkan udara didalamnya. Apper yakin udaralah penyebab membusuknya makanan. Tentara Prancis menggunakan ide Appert untuk daging unggas, sayur, saus, dan beberapa makanan lain. Para tentara melaporkan, setelah empat bulan, makanan tersebut masih layak untuk dikonsumsi oleh manusia.
*Sumber : howstuffworks.com