Syndicate

digitaLmbuL’s FiLes

 

Featured Articles

Sekolahku…

Sekolahku...Sebuah sekolah kembali rubuh, dan kali ini terjadi di SDN 02 Kwitang, Senen, Jakarta Pusat. Hal ini disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo ketika meninjau lokasi sekolah yang ambrol dan melukai tiga siswa serta seorang penjaga kantin.

"Kalau ini memang kesalahan kontraktor, kami akan tuntut. Kami jelas prihatin dengan kejadian ini. Saya imbau kepada para kontraktor yang mendapat tender membangun sekolah untuk lebih memperhatikan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan agar tidak lagi terjadi kejadian seperti ini," ujar Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo, saat inspeksi dadakan di SDN 02 Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (25/5/2011).

Saat ini Dinas Pendidikan dan Dinas Perumahan melakukan pemeriksaan dan penilaian terhadap konstruksi bangunan SDN 02 Kwitang tersebut. Untuk menghindari kemungkinan terjadinya kembali bagian kanopi yang ambrol di sekolah itu, Fauzi mengimbau agar garis polisi di lokasi kejadian tak dulu dilepas hingga pemeriksaan konstruksi selesai dilakukan.

Biaya pengobatan bagi korban sekolah itu akan ditanggung oleh Dinas Kesehatan. Keempat korban tersebut adalah Setya Puji (7), Anggi (7), Indri (7), dan penjaga kantin, Khumaeroh (45). Peristiwa ini terjadi pada Selasa (24/5/2011) sekitar pukul 15.30 WIB.

 

*Sumber foto : google.com

Comments (0)

Perilaku siswa didalam kelas

Perilaku siswa didalam kelasPerilaku remaja Jepang di dalam kelas dinilai sebagai yang terbaik. Ini merupakan laporan dari forum ekonomi internasional, Organisasi untuk Kerjasama dan Pengembangan Ekonomi (OECD). Laporan OECD juga menunjukkan perilaku para pelajar di kelas semakin membaik dan tidak mengganggu para guru. Daftar perilaku baik ini didominasi oleh negara Asia.

“Antara 2000 dan 2009, disiplin di sekolah tidak memburuk dan pada kenyataannya, di sebagian besar negara kondisi ini membaik,” kata pihak OECD seperti dikutip dari situs BBC, Selasa (24/5/2011).

Namun studi ini menemukan, ada perbedaan perilaku siswa antara 38 negara dan sistem sekolah regional. Sistem sekolah China yang berada di empat besar, yaitu Shanghai dan Hong Kong, mencerminkan potensi China sebagai negara adidaya dalam pendidikan.

Sementara itu, dalam studi perilaku OECD, Inggris berada di posisi 28, dengan skor di atas rata-rata (nilai rata-rata OECD 72 persen). Inggris mendapatkan nilai 74 persen, berada di bawah AS (79 persen) dan Jerman (78 persen), namun di atas Perancis (64 persen) dan Italia (70 persen). Jepang yang ada di posisi pertama mendapat nilai 93 persen.

Kesimpulannya, studi ini menyatakan tidak ada bukti untuk mendukung gagasan bahwa disiplin di sekolah merupakan suatu masalah.

 

*Sumber foto : google.com

Comments (0)

Beasiswa untuk anak pesisir pantai

Beasiswa untuk anak pesisir pantaiTahun ini Pemerintah berjanji untuk memberikan beasiswa pendidikan kepada 2.000 anak nelayan. Bantuan tersebut berasal dari anggaran Kementerian Kelautan dan Perikanan ditambah dana Kementerian Pendidikan Nasional.

"Beasiswa diberikan untuk semua jenjang pendidikan, termasuk untuk di perguruan tinggi," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad, di Medan, Selasa (24/5/2011).

Jumlah dana beasiswa itu di kisaran Rp 20 miliar sampai Rp 30 miliar, dan akan terus ditingkatkan setiap tahunnya dengan jumlah penerimaan yang meningkat karena sejalan program pemerintah untuk menyejahterakan masyarakat, khususnya nelayan dan petani. Untuk tahun depan,  pihaknya merencanakan bisa memberikan beasiswa kepada 12.000 orang anak nelayan atau naik 10.000 orang dari tahun ini, tambahnya.

Sementara itu, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Medan Zulfahri Siagian mengatakan, rencana beasiswa kepada anak nelayan itu sangat disyukuri. Namun, kata dia, jangan hanya sekadar gratis uang sekolah karena yang mahal itu justru dana untuk kebutuhan lainnya, seperti buku.

 

*Sumber foto : google.com

Comments (0)

Jangan membenci PR

Jangan membenci PRPR atau Pekerjaan Rumah terkadang dianggap bukan sebuah hal penting dan dikerjakan tidak dengans erius. tidak sedikit siswa yang mengerjakannya dengan cara pintas seperti menyalin jawaban dari teman sebangkunya atau sama sekali tidak mengerjakannya dengan berbagai alasan yang sangat manis dikarangnya.

Dibutuhkan sebuah motivasi untuk melakukan sesuatu, tak terkecuali ketika mengerjakan sebuah PR. Hal ini dilakukan guna mengatasi keengganan seorang anak untuk mengerjakan tugas rumahnya. Maka, ketika sebuah PR dirasa tidak berguna, kamu dapat menemukan inspirasi dalam tips ini, yaitu berusaha mendapatkan perspektif.

PR itu sendiri berguna sebagai pondasi dan landasan untuk masa depan kamu. Saat ini, mungkin kamu sedang dipaksa untuk mempelajari hal yang tidak terlalu menarik, terlihat dan terasa tidak adil, atau bahkan terkesan kejam. Tetapi, itu benar-benar penting dan dibutuhkan.

Bukanlah hal yang baru bila sebuah pondasi yang kuat harus terdiri dari campuran bahan yang bagus. Kamu mungkin tidak percaya jika kamu membutuhkan keahlian Aljabar pada kehidupan mendatang. Tetapi, Aljabar menetapkan tahapan pada pemahaman prinsip-prinsip sains, ekonomi dan bisnis.

Kini, saatnya kamu mengatakan "Saya menyukai pelajaran itu, dan saya benci pelajaran lainnya!". Harusnya, itulah yang kamu katakan saat kamu mulai membuka-buka buku PR kamu.

 

*Sumber info : http://www.educationworld.com

Comments (0)

Profesi guru

Profesi guruGuru. Salah satu profesi yang kini banyak dilirik oleh beberapa orang sebagai profesi yang dapat menjanjikan masa depan yang indah bagi pelakunya. Namun, apakah menjadi guru hanya semata-mata karena materi atau ada motivasi tersendiri dalam menjalaninya profesi tersebut. Kini untuk menjadi seorang guru, gelar berupa "Spd" merupakan jaminan untuk menjadi guru yang memiliki maasa depan yang jelas. Namun, bagaimana dengan motivasi mereka ketika memilih jurusan pendidikan sebagai jurusan yang mereka pilih usai menamatkan bangku sekolahnya, dan beranjak melangkah ke bangku perguruan tinggi?

Tidak sedikit yang mengatakan alih-alih memilih pendidikan semata-mata mengikuti keinginan orang tua. Namun tidak sedikit yang memilih pendidikan dikarena cita-citanya semasa kecil untuk menjadi seorang guru yang terus dipupuknya. Dan kini mereka berusaha untuk mewujudkan mimpi tersebut. Tak sedikit pula yang berfikir bila mengajar merupakan sebuah aktifitas yang membosankan.

Kini, pilihan untuk menjadi guru yang sesungguhnya atau hanya untuk mengejar sebuah pengakuan diri, kembali kepada setiap individu yang memilih menjadi seorang guru sebagai profesi yang memang mereka inginkan. Terlepas dari apa motivasi sesungguhnya, tugas mereka sungguh mulia. Dimana, tanpa seorang guru apalah arti dari kata pendidikan.

 

*Sumber foto : google.com

Comments (0)

Oldies, but Goodies!

Staff and public exposed to asbestos during refurbishment work

A decorating company has been fined after it exposed employees, agency staff and members of the public to potentially fatal asbestos material.

Firm in court after worker’s life-changing injuries

Wienerberger Limited has been fined for safety failings after a worker suffered multiple injuries when he fell from the roof of an industrial brick oven at a site in Bishop Auckland.

TTC forms new road safety education division

TTC forms new road safety education division

Manchester set to introduce more 20mph areas

Manchester set to introduce more 20mph areas

HSE Jobs – Press and Public Relations (PR) Officer

This is a rare opportunity to join an award-winning team working on a high profile news agenda, supporting HSE’s work to reduce the number of people killed, injured and made unwell by their work.

What's the dilly, yo?

cerita-cerita dari Rio

Categories

Archives

digitaLmbuL’s FiLes Authors

More Information

Our Friends


Warning: Unknown: write failed: Disk quota exceeded (122) in Unknown on line 0

Warning: Unknown: Failed to write session data (files). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (/tmp) in Unknown on line 0