Janji untuk pendidikan

Janji untuk pendidikanMerkel sang Kanselir Jerman memang memenuhi janjinya. Dimana pada tahun 2008, Kanselir Jerman Angela Merkel berjanji Jerman akan menjadi republik pendidikan. Faktor-faktor yang mendukung hal ini terwujud adalah keinginan untuk kesempatan hidup yang lebih baik dari pendidikan universitas, kebijakan penghapusan wajib militer, dan penurunan masa sekolah hingga satu tahun dalam kurikulum sekolah tinggi.

Menurut juru bicara Asosiasi Profesor dan Dosen Jerman (German Association of Professors and Lecturers) Profesor Matthias Jaroch, pemerintah gagal mengembalikan visinya ini dengan uang tunai, dan menyebabkan krisis kepadatan penduduk.

Asosiasi meminta agar pemerintah negara bagian dan federal segera mengalokasikan lebih banyak dana untuk pendidikan. “Kini, kami bekerja dengan rasio 60 siswa untuk satu profesor. Sistem ini tidak lagi bisa diterima,” kata Jaroch seperti dikutip dari situs NY Times, Kamis (19/5/2011).

Kini, beberapa universitas berencana menambah staf pengajar dan ruangan kuliah. Meski demikian, para akademisi dan ahli menilai pemerintah tetap harus mengalokasikan lebih banyak dana agar bisa menampung gelombang mahasiswa baru pada tahun mendatang.

Beberapa tahun terakhir, jumlah mahasiswa baru di Jerman bertambah sebanyak 200 ribu orang. Menurut kantor statistik Jerman, jumlah ini meningkat 10 persen. Pada 2020, jumlah mahasiswa baru diperkirakan tumbuh sebanyak 300 ribu orang.

Leave a Reply

CommentLuv badge