Anarkis, usai pengumuman kelulusan

Tindakan anarkis, usai pengumuman kelulusanPerayaan perayaan kelulusan SMA dan SMK di Kota Tasikmalaya terpaksa dibubarkan anggota Polresta Tasikmalaya, karena ditakutkan terjadi sesuatu yang tidak diharapkan, Senin (16/5). Kendati polisi berusaha mencegah tindakan mereka dalam rangka pesta kelulusan, tapi siswa – siswi tetap saja melakukan aksi curat-coret seragam sekolah dan konvoi sepeda motor, tanpa mengindahkan aturan berlalu lintas.

Bahkan aksi konvoi pun berakhir bentrok antara siswa SMK dengan SMK lainnya, sehingga mengakibatkan jendela kaca satu rumah rusak terkena lemparan batu, serta sebuah sepeda motor rusak di Jln Cigeureung Kota Tasikmalaya.

Pasukan Dalmas Polresta Tasikmalaya terpaksa berjaga-jaga di halaman SMK MJPS I (Sekolah Menengah Kejuruan Majelis Pendidikan Swasta I) menyusul isu serangan para siswa dari sebuah SMK lainnya. Sedangkan rumah yang dihuni Ny Bariah (34), yang berdekatan dengan SMK MJPS 1, kaca jendelanya pecah terkena lemparan siswa yang menyerang sekolah tersebut.

Menurut saksi mata, Muin, yang juga Ketua RT Cigeureung, aksi penyerangan tersebut terjadi dua kali. Pertama kali mereka menyerang pukul 10.00 WIB namun siswa-siswi SMK MJPS tidak melayaninya. Lalu sekitar pukul 13.00 WIB, mereka datang lagi dengan massa yang lebih banyak. Selain melempari rumah, mereka juga merusak sepeda motor yang diparkir pinggir jalan. (A-14/A-88)

*Sumber Foto : Google.com

Leave a Reply

CommentLuv badge