<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Kemana Penegakan Hukum Lalu Lintas?</title>
	<atom:link href="http://digitalmbul.com/blogs/2009/07/31/kemana-penegakan-hukum-lalu-lintas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://digitalmbul.com/blogs/2009/07/31/kemana-penegakan-hukum-lalu-lintas/</link>
	<description>cerita-cerita dari Rio</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 17:05:59 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: Kemana Penegakan Hukum Lalu Lintas?RSA Indonesia</title>
		<link>http://digitalmbul.com/blogs/2009/07/31/kemana-penegakan-hukum-lalu-lintas/comment-page-1/#comment-5330</link>
		<dc:creator>Kemana Penegakan Hukum Lalu Lintas?RSA Indonesia</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Jan 2012 18:19:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://digitalmbul.com/blogs/?p=1074#comment-5330</guid>
		<description>[...] Saya sekarang ini lebih sering menggunakan kendaraan roda dua dibandingkan kedaraan roda empat, setiap pagi saya selalu mengantar istri ke kantor terlebih dahulu, baru setelah itu lanjut ke kantor saya. [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Saya sekarang ini lebih sering menggunakan kendaraan roda dua dibandingkan kedaraan roda empat, setiap pagi saya selalu mengantar istri ke kantor terlebih dahulu, baru setelah itu lanjut ke kantor saya. [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Kemana Penegakan Hukum Lalu Lintas? &#124;</title>
		<link>http://digitalmbul.com/blogs/2009/07/31/kemana-penegakan-hukum-lalu-lintas/comment-page-1/#comment-3817</link>
		<dc:creator>Kemana Penegakan Hukum Lalu Lintas? &#124;</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 18:35:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://digitalmbul.com/blogs/?p=1074#comment-3817</guid>
		<description>[...] Saya sekarang ini lebih sering menggunakan kendaraan roda dua dibandingkan kedaraan roda empat, setiap pagi saya selalu mengantar istri ke kantor terlebih dahulu, baru setelah itu lanjut ke kantor saya. [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Saya sekarang ini lebih sering menggunakan kendaraan roda dua dibandingkan kedaraan roda empat, setiap pagi saya selalu mengantar istri ke kantor terlebih dahulu, baru setelah itu lanjut ke kantor saya. [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Lucky</title>
		<link>http://digitalmbul.com/blogs/2009/07/31/kemana-penegakan-hukum-lalu-lintas/comment-page-1/#comment-3761</link>
		<dc:creator>Lucky</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Jul 2009 11:22:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://digitalmbul.com/blogs/?p=1074#comment-3761</guid>
		<description>dibutuhkan suatu pembiasaan terhadap hukum dan aturan yang berlaku. Pembiasaan atau pembudidayaan dapat dilakukan dengan beberapa cara seperti : sosialisasi secara kontinyu dan periodik, dan jangan lupa lakukan evaluasi terus menerus terhadap sosialisasi yang sudah dilakukan. Kekurangan-kekurangan yang didapat dari evaluasi sebelumnya dilakukan improvement pada sosialisasi-sosialisasi berikutnya. Harus terus menerus di-improve dan jangan ada kata bosan!

Jangan langsung puas hanya karena sosialisasi yang dilakukan berhasil mengumpulkan massa yang banyak dan membukukan rekor! BUKAN ITU!!

Dibutuhkan juga pengembangan budaya patuh atau comply. Kepatuhan atau compliance terhadap hukum yang berlaku dapat ditumbuhkan dengan penegakan hukum, pemberlakuan mekanisme punishment yang tegas, jelas, adil dan transparan.

segini dulu dech....nyok lanjut....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>dibutuhkan suatu pembiasaan terhadap hukum dan aturan yang berlaku. Pembiasaan atau pembudidayaan dapat dilakukan dengan beberapa cara seperti : sosialisasi secara kontinyu dan periodik, dan jangan lupa lakukan evaluasi terus menerus terhadap sosialisasi yang sudah dilakukan. Kekurangan-kekurangan yang didapat dari evaluasi sebelumnya dilakukan improvement pada sosialisasi-sosialisasi berikutnya. Harus terus menerus di-improve dan jangan ada kata bosan!</p>
<p>Jangan langsung puas hanya karena sosialisasi yang dilakukan berhasil mengumpulkan massa yang banyak dan membukukan rekor! BUKAN ITU!!</p>
<p>Dibutuhkan juga pengembangan budaya patuh atau comply. Kepatuhan atau compliance terhadap hukum yang berlaku dapat ditumbuhkan dengan penegakan hukum, pemberlakuan mekanisme punishment yang tegas, jelas, adil dan transparan.</p>
<p>segini dulu dech&#8230;.nyok lanjut&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Lucky</title>
		<link>http://digitalmbul.com/blogs/2009/07/31/kemana-penegakan-hukum-lalu-lintas/comment-page-1/#comment-3759</link>
		<dc:creator>Lucky</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Jul 2009 10:44:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://digitalmbul.com/blogs/?p=1074#comment-3759</guid>
		<description>ibutuhkan suatu pembiasaan terhadap hukum dan aturan yang berlaku. Pembiasaan atau pembudidayaan dapat dilakukan dengan beberapa cara seperti : sosialisasi secara kontinyu dan periodik, dan jangan lupa lakukan evaluasi terus menerus terhadap sosialisasi yang sudah dilakukan. Kekurangan-kekurangan yang didapat dari evaluasi sebelumnya dilakukan improvement pada sosialisasi-sosialisasi berikutnya. Harus terus menerus di-improve dan jangan ada kata bosan!

Jangan langsung puas hanya karena sosialisasi yang dilakukan berhasil mengumpulkan massa yang banyak dan membukukan rekor! BUKAN ITU!!

Dibutuhkan juga pengembangan budaya patuh atau comply. Kepatuhan atau compliance terhadap hukum yang berlaku dapat ditumbuhkan dengan penegakan hukum, pemberlakuan mekanisme punishment yang tegas, jelas, adil dan transparan.

segini dulu dech....nyok lanjut....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ibutuhkan suatu pembiasaan terhadap hukum dan aturan yang berlaku. Pembiasaan atau pembudidayaan dapat dilakukan dengan beberapa cara seperti : sosialisasi secara kontinyu dan periodik, dan jangan lupa lakukan evaluasi terus menerus terhadap sosialisasi yang sudah dilakukan. Kekurangan-kekurangan yang didapat dari evaluasi sebelumnya dilakukan improvement pada sosialisasi-sosialisasi berikutnya. Harus terus menerus di-improve dan jangan ada kata bosan!</p>
<p>Jangan langsung puas hanya karena sosialisasi yang dilakukan berhasil mengumpulkan massa yang banyak dan membukukan rekor! BUKAN ITU!!</p>
<p>Dibutuhkan juga pengembangan budaya patuh atau comply. Kepatuhan atau compliance terhadap hukum yang berlaku dapat ditumbuhkan dengan penegakan hukum, pemberlakuan mekanisme punishment yang tegas, jelas, adil dan transparan.</p>
<p>segini dulu dech&#8230;.nyok lanjut&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

