Hai..para pengguna jalan..khususnya pengguna jalan Riau dan sekitarnya, di belakang BII Thamrin Jakarta.
Lucu..sungguh lucu…di saat cacian, cercaan, makian, umpatan, atau apapun itu, di lontarkan kepada para pengendara sepeda motor, dari mereka pengguna mobil, karena mereka sering menyalip mobil, karena mereka sering melanggar lampu merah, karena mereka sering menggunakan trotoar, atau lebih singkatnya, mereka yang tidak pernah tertib di jalan. Kini seperti karma, pengendara mobil pun ikutan bejat, dengan membuat peraturan sendiri, dan tidak melihat kasta atau strata sosial. Kenapa saya bilang tidak melihat kasta? Sering tertangkap oleh mata saya, pengguna kendaraan roda empat itu adalah eksekutif muda, atau para owner yang mapan, kalaupun mereka itu driver, pastinya mereka driver ter-eksekutif yang pernah saya lihat. Tenang, bukan hanya itu, mereka yang menggunakan real driver pun, yang duduk di bangku belakang, sama bejadnya, koq ya sudah tau melanggar, si driver tidak di tegur? Atau si driver bertindak atas perintah si Tuan?