Loooh…????
Modifikasi untuk sebagian orang adalah sebuah pride dalam berkendara, seperti beberapa waktu lalu dalam postingan saya.
Modifikasi kendaraan motor batangan beberapa tahun terakhir ini, terus saja mengalami perubahan, saya pun terkena gelombang itu. Masukan dan kritikan tentunya saya pertimbangkan pada saat hendak memberi tambahan pada kuda besi yang bernama badak item itu.
Seperti penggunaan side bag, yang memang, rear box K-42 saya sudah tidak mumpuni untuk meletakkan jaket, protektor, P3K, dan jas hujan saya dan istri saya.
Maka hal modifikasi sudah menjadi hal yang sangat biasa, tentu saja, kocek yang terogoh pun semakin dalam.
Tapi apalah arti modifikasi tanpa diiringi dengan keinginan selamat di jalan? Ini yang saya temukan pada jalan jatiwaringin saat itu, kebetulan saya dan keluarga baru saja pulang dari jalan-jalan..biasalah..refreshing…
Istri saya dan saya kontan tertegun melihat pemandangan ini, dengan modal yang cukup besar untuk modifikasi, tapi kenapa sang “boncenger” tidak dibekali dengan peralatan standar keamanan, apa alasannya pada saat itu? Dekat? Helm di colong? atau bandana itu adalah sebuah helm futuristik?
Entahlah, mungkin yang penting di pahami adalah, keselamatan tetap nomor satu dibandingkan style atau kemudahan berkendara.

Duh sayang banget , Helm Rider cukuplah, lampu depan Lights On, Box Samping Sama lah sama guwa ya khan, tapi sangat di sayangkan kenape boncenger nye pake bandana.BIar lebih mantaps di lilit anduk tuh kepala
Reply
mungkin boxnya “macet” oom..
jadi ga bisa dibuka, dan kebetulan helm ada didalem box..
jadi yaaa ga pake helm deh…
wkekekekekek
bangibets last blog post..Tipe-tipe Pengendara Motor
Reply