digitaLmbuL’s FiLes

digitaLmbuL is Rio

Sahur On The Road - 19 September 2008

By digitalmbul • Sep 22nd, 2008 • Category: Automotive, Headline

Speak! I am the owner..what else??


Photo dari Om Dimas 494

Photo dari Om Dimas 494

Acara itu akhirnya terselenggara dengan meriah, ramai. Kegiatan mulia ini bertujuan unutk membantu, rekan-rekan yang bertugas pada saat-saat kita semua terlelap, kita semua lupa, bahwa ada mereka selama ini yang membuat kita aman, nyaman, walau mereka tidak memikirkan akan terlupakan oleh kita.

Bantuan tersebut berupa makanan dan beberapa dari sembako kepada titik-titik yang telah ditentukan, dalam hal ini dibawah wilayah kota administrasi jakarta selatan. Kata terima kasih dan sekedar sembako itu rasanya tidak cukup kita bagikan mengingat jasa mereka selama ini. Koramil, Pospol, Kantor Kecamatan, dan lain sebagainya.

Semoga, semua amal ibadah yang dilakukan oleh rekan-rekan semua, dapat di terima di sisi NYA, dan menjadi tabungan, atau bekal di saat kita menghadap sang Pencipta, nanti. AMIN!.

Terima kasih kepada ORARI lokal kebayoran, dan komunitas 494, juga DTC, yang telah mempercayakan saya memberika sedikit himbauan yang bersifat hanya mengingatkan kepada rekan-rekan selama aksi SOTR ini berlangsung.

Sedikit misslead terjadi pada konvoi, karena ini konvoi kendaraan road empat dalam jumlah cukup besar, maka sebetulnya banyak yang harus diperhatikan.

Road Block
Sebetulnya tidak perlu, apalagi dilakukan oleh kalangan sipil (anggota rombongan). Saya berulang kali mencoba kembali mengerti urjensi dari road block ini, dengan turut “menikmati” aksi tersebut. Tetapi tetap saja saya tidak mendapatkan esensi dari hal tersebut. Hanya beberapa kali saya mengucapkan “jangan road block, jangan road block” pada radio. Selanjutnya diserahkan kepada rombongan kembali untuk keputusan.
Kendala rambu jalan (traffic light) seharusnya bisa di jadikan media untuk merapatkan barisan, seperti yang dirasakan beberapa saat setelah itu. Juga saya katakan pada briefing sebelumnya, pertama, we’re no body out there, dan juga putusnya rangkaian seharusnya bukan menjadi kendala, mengingat, seluruh kendaraan dilengkapi oleh radio komunikasi. Dan juga pada akhirnya terbukti, putus rangkaian tidak dapat dicegah dengan aksi ini.

Hazzard Sign
Pada pertama kali seluruh rangkaian berjalan, beberapa anggota rombongan sudah berusaha mengingatkan, untuk tidak menghidupkan lampu Hazzard, mungkin hal tersebut dilakukan sebagai salah satu pengenal aggota rombongan. Cukup dimengerti, karena baru sedikit dari klub automotive yang sudah tidak memberlakukan hazzard sign pada saat group drive.

Lampu Disco
Gak komen deh kalo ini pasti dah pada ngarti..tapi perasaan pas gue di depan mobil Daniel, serasa lagi clubbing..kekekekekekkkk….

Sedikit saran, mungkin bisa bermafaat di acara selanjutnya, yang melibatkan banyak roda empat dalam group drive.

Gunakan Kelompok
dalam rangkaian jumlah besar, akan lebih mudah menggunakan kelompok jalan (koja), dengan sub RC tiap kelompok tersebut. Bila di kaitkan dengan acara SOTR kemarin, koja ini akan sangat membantu dalam memenuhi target waktu dalam pendistribusian bantuan (kendala kemarin adalah, akhirnya semua merasa terburu-buru mengejar waktu Sahur). Juga dapat meminimalisir kemacetan di tengah jalan, yang diakibatkan parkir panjang tiap rombongan berhenti. istilanya, tidak perlu satu bungkus nasi, diantar oleh 5 orang, toh yang pegang nasi nya, cuman 1 orang pada saat pemberian?.

Jangan Ada Road Block
Dengan adanya point diatas, maka dengan otomatis, pemblokiran jalan dapat di eliminir.

Mungkin hanya itu masukan dari saya, dalam melihat kondisi Group Drive pada malam itu, selebihnya, saya menilai melihat acara itu sudah berjalan dengan baik. Hanya saja, yang saya tidak bosan katakan dalam setiap kesempatan untuk group ride/group drive, we’re nobody out there, so..we’re not special.

Sukses untuk acara Sahur On The Road, Daihatsu Taruna Club, Komunitas 494, 564, ORARI Lokal Kebayoran.

Photo dokumentasi bisa dilihat pada halaman ini, ini, ini, atau ini.

Tagged as: ,

digitalmbul is I am the owner..what else??
Email this author | All posts by digitalmbul

6 Responses »

  1. semoga amal ibadahnya di terima oleh Alloh SWT, amin

    [Reply]

  2. Bravoo…. Mangkenya kan Ane minta ente untuk kasih technical briefing, yah susah lah bro kalo ngomongin soal GAYA berkendaraan, heheheee……

    Bijes last blog post..~ Syahbi in Action ~

    [Reply]

  3. daripada roadblock atau gak roadblock mendingan bukber/sahur barengan aja, ada titik kumpul gak ganggu pengendara jalan lain, gak grasa-grusu dijalan, ane ngalamin malem minggu kemarin (20-21 Sept) banyak juga komunitas yang ngadain kayak gini, ya gitu deh arogansi dijalan dengan memblock pemakai jalan lainnya padahal jalan konvoynya pelan banget karena takut misah-misah dan terpencar. sekedar curhatan aja nih

    [Reply]

  4. Mangkanya musti pakai APRS, jadi ndak perlu takut kalau ketinggalan, ha ha ha.
    But, thumbs up, good job!

    [Reply]

  5. bukannya makin ribet kalo pake APRS, harus online internet dulu.
    mendingan langsung pake radio komunikasi. bisa langsung koordinasi 2 arah
    kan setiap mobil dan motor udah terpasang rakom

    [Reply]

  6. OM Fathur

    Sahur On The Road 2008 bukan semata-mata sahur bersama, tapi tujuan utamanya adalah membagikan paket lebaran kepada Polisi, Dinas Pemadam Kebakaran, Penjaga Pintu KA yang sedang tugas/piket didaerah Kebayoran Baru, Kebayoran Lama dan Pesanggrahan dengan arus lalulintas yang tidak ramai jika dibandingkan daerah Jakarta Pusat.

    [Reply]

Leave a Reply

Powered by WordPress | Entries (RSS) | Comments (RSS) | Mimbo theme