Pantas saja system lalin gak pernah benar…

Baru saja saya membaca berita di detik.com, dan membuat saya mengelus dada…ternyata kalimat,

“Kalau memang mengganggu seperti ngebut yang bisa menimbulkan kecelakaan kita akan tilang, tapi kalau lainnya yang tidak begitu mengganggu kita tegur saja. Kita pakai nurani,” jelasnya.

Bukan hanya saya dengar dari level AKBP, beliau (Dirlantas Mabes Polri Brigjen Pol Yudi Sushariyanto) pun mengatakan hal yang sama.
Ah…sampai susah kalimat ini keluar dari benak saya, terlalu banyak…tapi..ok kita jabarkan satu persatu…
Seperti yang pernah saya tulis sebelumnya, bahwa, ada dua metode perbaikan di dalam sistem lalulintas kita, yang satu dengan cara edukasi, dan satu lagi implementasi atau bisa disebut penegakkan hukum.

Mereka (instansi, red) selalu saja bertengkar mengenai masalah “jatah”, kalau saja mereka memang konsisten pada jalurnya, saya rasa ini gak akan terjadi.
Pemerintah lebih serius dengan perbaikan-perbaikan peraturan yang telah berkembang dengan masukan dari para aparat lapangan, kalau memang sudah tidak relevan, bukan tidak mungkin bisa dirubah.
Aparat penegak hukum, ya sudah…TEGAKKAN HUKUM DIJALAN!!!, kenapa jadi ikut-ikutan meramaikan dunia edukasi??
PERCUMA pak/bu…edukasi yang selalu mendatangkan profit kepada instansi itu (secara perseorangan atau kelompok oknum) menjadi menguap..tidak ada hasilnya. Yang harus dilakukan, seimbangkan porsi kedua hal tersebut. Sudah terlalu banyak yang mengkampanyekan Road Safety, walau pada akhirnya berujung kepada Branding sebuah produk, tapi esensi nya tidak dapat kita lupakan, dengan tujuan mulia. Inipun terkadang hanya sebagai “bumbu” saja, tapi mereka yang menanganinya sama sekali tidak mengerti keadaan sosial dijalan raya, yang penting, brand mereka hadir di tengah juta-an pengendara motor/mobil.

Kenapa sih? Tidak mau berbenah, coba tengok ke lapangan, coba tengok petugas-petugas di lapangan, mereka panas-panasan tanpa perintah yang jelas, akhirnya, mereka cari rezeki sendiri..jangan salahkan mereka….kalian yang diatas..harusnya lebih pintar, karena kalian berpikir di dalam ruangan ber AC.

Sekali lagi buat para aparat..TEGAKKAN HUKUM DIJALAN, KITA PUNYA HUKUM TERTULIS…kalau tidak suka dengan hukum yang ditulis, bersikaplah sebagai birokrat, lobby mereka (pemerintah, red) agar bisa menjadikan Peraturan tersebut relevan, bukan main rubah hukum sendiri, dengan alasan nurani dan segala macam…sekedar info pak/bu, di jalan raya sekarang TIDAK punya nurani!.

*ini gak marah-marah loh..cuman emosi….batal gak puasa gue??*


Speak!  ayah, pekerja, dan penggiat keselamatan jalan...


Leave a Reply

CommentLuv badge