Om Roy

Om Roy..kita preview sebentar postingan dari Kaskus yah…

Dari kAskus

dari Kaskus

dari kaskus

PREVIEW

Roy Suryo adalah orang awam yang menganggap dirinya sebagai pakar telematika. Nama lengkap berikut gelarnya adalah KRMT Roy Suryo Notodiprojo. Roy Suryo bisa menjadi terkenal karena kemampuannya menetek pada kebodohan segelintir wartawan di Indonesia yang malas melakukan cross check berita ke pakar yang sesungguhnya

GAYA KHAS

dalam membodohi publik, roy suryo biasanya menggunakan kata kata berikut :

* Metadata = Pemalsuan metadata artinya mengganti beberapa bagian dari isi pesan tersebut. Bener gag ne?
* 68% = 68% berasal dari pernyataan Roy Suryo bahwa dari seluruh anggota Friendster, 68%-nya adalah Palesu. Dan tentunya angka 68% ini berasal dari estimasi yang tidak berdasar.
Angka 68% adalah angka mistis paling populer dari Roy Suryo, tetapi selain 68%, ybs pernah mengeluarkan angka-angka mistis lain seperti 88%, 48% dan 28%.
* Trend Sesaat = Percayalah pada Roy Suryo, satu-satunya Pakar Telematika di INDONESIA bahwa Blog adalah Trend Sesaat™
* Tidak kompeten = dan merasa dirinya paling kompeten
* Katarsis
* Karakter Asinan = merupakan plesetan dari “Character Assassination”, sebuah istilah yang sering dilontarkan Roy Suryo terhadap tokoh-tokoh protagonis.
* Norak = karena roy suryolah yang paling tidak norak
* Mendambakan Sesuatu Seperti Sediakala = pernyataan yang dilontarkan ketika dia menemukan lagu indonesia raya versi zaman penjajahan diserver milik belanda
* Kemane Aje Lu = khas sang ruy suryo
* Saya yakin bahwa itu palsu = karena roy suryolah pakar telematika yang terbaik
* Ke mana-mana ROY SURYO selalu ditemani benda pusaka: tiga handphone, sebuah handy talkie, dan laptop. Itu belum apa-apa. Delapan parabola dan sepuluh televisi ngendon di rumahnya—beberapa rakitan sendiri. Menurut dia, letak Indonesia di garis katulistiwa kerap dilewati berbagai satelit, “Bodoh kalau kita tak memanfaatkannya untuk gratisan,” tuturnya sambil terbahak. Kesepuluh televisi itu ada di berbagai sudut rumahnya, termasuk di kamar mandi. Dan itulah tempat favoritnya membaca buku, atau mandi sambil nonton televisi.
* Cara tidurnya tidak biasa: tidur di atas jam tiga dini hari dan bangun pukul 05.00. Kesempatan lain untuk tidur di taksi atau pesawat. “Bukan waktu tapi kualitasnya,” komentarnya soal tidurnya.
* perkataannya halus diawal
* tiba-tiba “meledak” walaupun disamarkan dalam kata2nya yg tetap halus
* dalam kalimatnya selalu ada narsisme
* selalu menyebut orang2 terkenal dlm commentnya
* bersandiwara seakan-akan ia hanya teman/kenalan RS walaupun dalam kenyataan tulisannya ia sangat memahami “who is”
* sering mengatakan “telah melakukan pengajian teknologi” dalam membuktikan suatu masalah

EJEKAN

sindiran yang manis buat roy surryo oleh beberapa komunitas :

* Kampret, ini adalah cara paling umum untuk menyebut gelar kebangsawanan KRMT
* Kermit, cara lain untuk menyebut gelar KRMT
* You Know Who
* Kutu KRMT
* KRMT = Keren Rapi Manis Terdidik
* Sang Pakar
* Pelawak Digital
* Pakar Pornomatika, karena kecenderungannya untuk melibatkan diri dalam berbagai kasus foto panas, seperti misalnya Bjah, Artika Sari Dewi, dlls.
* Sang Pembina, karena upayanya membina Priyadi dan Herman Saksono
* GildeRoy karena mirip dengan karakter Gilderoy Lockhart di film Harry Potter
* Sang Tebar Pesona, karena seringnya tebar pesona bila ada sesuatu tentang telematika indonesia

LAIN LAIN
Roy Suryo disinyalir adalah penyebab seringnya terjadi kecelakaan pada Tol Cipularang di sekitar KM 68.

Roy Suryo sebenarnya bukan ahli telematika melainkan ahli aritmatika, terbukti dia mampu menghitung data statistik dengan sangat cepat (contoh : 68%)

Roy Suryo merupakan ahli telematika yang menguntungkan bagi provider Telekomunikasi, buktinya setiap ada berita baru selalu kirim SMS pada Wartawan

Roy Suryo merasa berhak menentukan menteri, terbukti waktu dipilihnya Muhammad Nuh menjadi Menkoinfo Yang baru, dia SMS ke wartawan kalo dia tidak mengenal Muhammad Nuh.

Roy Suryo mengangap dirinya sebagai ‘Penemu’ versi asli lagu ‘Indonesia Raya’.

Roy Suryo seorang “antek penjajah jepang”, dari video lagu “Indonesia raya” yang dia sebarkan menggambarkan bahwa kemerdekaan Indonesia merupakan hadiah dari jepang dengan adanya “Diperbolehkan Merdeka”

Sebetulnya ini adalah kali kedua saya menulis artikel ini, yang pertama, internet tiba-tiba down…pada saat saya submit editan saya…ah..dasar…gratisan,..heehehe…

Tergiur dari postingan om Caplang, dimana blog tersebut saya gunakan sebagai portal untuk menjelajah ke blogger lainnya, memanfaatkan feed reader yang ada pada pada halaman beliau.

Intinya, dengan mengutip pernyataan di atas, bahwa, andai saja para wartawan mau cross check berita yang telah di ungkapkan oleh Om Roy ini, mungkin tidak akan terjadi miskomunikasi seperti ini.

Jangan kira, hanya “kroco-kroco” dunia IT yang mengungkapkan hal yang senada, para punggawa IT pun, sudah mulai gerah dengan statement-statement produk dari om Roy ini, sebut saja pak Onno, atau rekan-rekan di Masyarakat Telematika.
Om Roy dimanfaatkan oleh para wartawan malas, dan di publikasikan via infotaintment, yang di konsumsi oleh 99% (angka tidak melalui survey, hanya rekaan semata) yang tidak mengerti betul tentang IT, hasilnya, tanggapan beliau seperti air di tengah padang pasir, berbeda dengan mereka yang “melek” IT, yang pastinya akan mengerenyitkan dahi, mencoba mengerti apa yang dikatakan, dan relevansinya terhadap topik yang dibicarakan.

Yah…akhirnya..terjadilah kesimpangsiuran informasi di dunia teknologi informasi…
Hi Roy..!


Speak!  ayah, pekerja, dan penggiat keselamatan jalan...


12 Responses to “Om Roy”

  1. Weleh, panjang banget review Om Roy-nya…
    Wah, penggemar setia ini.. :D

    Reply

  2. Mingsih ada nyang kurang tuh boss,…

    KARTU NAMANYA DIPENUHI NOMER REKENING BANK !!!

    Hwaaa….ka….ka…. :lol:

    Hi Roy™ !!!

    (kalee ini make TM )

    Reply

  3. gokil!!! heuaheuaehuha,..
    capek kalo udah ngebahas pak roy neh,..
    hmp,..

    tapi kok bisa yah??? kok bisa?!!??!

    Reply

  4. komentar terhadap roy hanya “trend sesaat &tm;”

    Reply

  5. Jijay Bajay kalo ngeliat dia…

    iya….mungkin Pak Roy ini cocoknya jadi artis kale ya.

    Reply

  6. sekarang bukan jamannya “NGOMONG” doang, kalo emang pakar, buatlah sesuatu yang ‘lebih’ bermanfaat untuk kemajuan bangsa misalnya kota IT kan udah marak buat indonesia jadi Negara IT hingga nantinya bisa jadi IT berubah kepanjangannya bukan lagi Information Technology melainkan Indonesian Technology…. bijimane???

    Reply

  7. kesian yah.. mo tenar pake numpang segala..

    Reply

  8. Iye gue juga neeg banget dengerin comment2 dr Roy ini. Kayaknya itu semua commentnya dangkal bgt. Ga mencerminkan kalo dia itu ngerti IT. Begitu juga soal Blog yg cuman Trend sesaat…. Apa ini ga ngerti kl itu semua karna hasil dari Web 2.0? Kalo blog itu cuman Trend sesaat, pastilah Web 2.0 juga akan gagal…

    Reply

  9. Jd inget masalah gambar porno Sandra Dewi. Katanya Mas Pakar mau mencari tahu badan-nya itu milik siapa sebenarnya. Hebat juga….. Tiap hari liatin berapa banyak gambar XXX nih?…… Wakakakaka……

    Reply

  10. masalahnya kok statement dari pakar IT lainnya gak bergaung ya? apa mereka sibuk? sok sibuk? atau cuek saja (padahal kalo cuek saja mereka berarti termasuk membodohi masyarakat juga dong).
    kasus ini mirip dengan pertikaian di dunia seksologi yang terkadang meradang ladang mereka dijarah para dokter atau psikolog yang mengaku seksolog. kasus yang sering diungkap adalah situs interaktif soal reproduksi yang dikelola oleh seorang dokter non-seksolog dan dikritik oleh seksolog yang sok itu.
    tapi dia cuma diam saja sementara di luar sana banyak anak muda yang wawasan reproduksinya minim dan diperoleh dari sumber yang kurang terpercaya dan ini justru berbahaya.

    jadi, jangan menyalahkan satu sisi tapi melupakan sisi lain. bukankah mata uang punya dua sisi?

    Reply

  11. @gundul : tenang..lagi dicoba buka wacana, untuk memberikan statemen publik…

    Reply

Leave a Reply

CommentLuv badge