Featured Articles
7:55 am by digitalmbul in Automotive
Om Roy..kita preview sebentar postingan dari Kaskus yah…



PREVIEW
Roy Suryo adalah orang awam yang menganggap dirinya sebagai pakar telematika. Nama lengkap berikut gelarnya adalah KRMT Roy Suryo Notodiprojo. Roy Suryo bisa menjadi terkenal karena kemampuannya menetek pada kebodohan segelintir wartawan di Indonesia yang malas melakukan cross check berita ke pakar yang sesungguhnya
GAYA KHAS
dalam membodohi publik, roy suryo biasanya menggunakan kata kata berikut :
* Metadata = Pemalsuan metadata artinya mengganti beberapa bagian dari isi pesan tersebut. Bener gag ne?
* 68% = 68% berasal dari pernyataan Roy Suryo bahwa dari seluruh anggota Friendster, 68%-nya adalah Palesu. Dan tentunya angka 68% ini berasal dari estimasi yang tidak berdasar.
Angka 68% adalah angka mistis paling populer dari Roy Suryo, tetapi selain 68%, ybs pernah mengeluarkan angka-angka mistis lain seperti 88%, 48% dan 28%.
* Trend Sesaat = Percayalah pada Roy Suryo, satu-satunya Pakar Telematika di INDONESIA bahwa Blog adalah Trend Sesaat™
* Tidak kompeten = dan merasa dirinya paling kompeten
* Katarsis
* Karakter Asinan = merupakan plesetan dari “Character Assassination”, sebuah istilah yang sering dilontarkan Roy Suryo terhadap tokoh-tokoh protagonis.
* Norak = karena roy suryolah yang paling tidak norak
* Mendambakan Sesuatu Seperti Sediakala = pernyataan yang dilontarkan ketika dia menemukan lagu indonesia raya versi zaman penjajahan diserver milik belanda
* Kemane Aje Lu = khas sang ruy suryo
* Saya yakin bahwa itu palsu = karena roy suryolah pakar telematika yang terbaik
* Ke mana-mana ROY SURYO selalu ditemani benda pusaka: tiga handphone, sebuah handy talkie, dan laptop. Itu belum apa-apa. Delapan parabola dan sepuluh televisi ngendon di rumahnya—beberapa rakitan sendiri. Menurut dia, letak Indonesia di garis katulistiwa kerap dilewati berbagai satelit, “Bodoh kalau kita tak memanfaatkannya untuk gratisan,” tuturnya sambil terbahak. Kesepuluh televisi itu ada di berbagai sudut rumahnya, termasuk di kamar mandi. Dan itulah tempat favoritnya membaca buku, atau mandi sambil nonton televisi.
* Cara tidurnya tidak biasa: tidur di atas jam tiga dini hari dan bangun pukul 05.00. Kesempatan lain untuk tidur di taksi atau pesawat. “Bukan waktu tapi kualitasnya,” komentarnya soal tidurnya.
* perkataannya halus diawal
* tiba-tiba “meledak” walaupun disamarkan dalam kata2nya yg tetap halus
* dalam kalimatnya selalu ada narsisme
* selalu menyebut orang2 terkenal dlm commentnya
* bersandiwara seakan-akan ia hanya teman/kenalan RS walaupun dalam kenyataan tulisannya ia sangat memahami “who is”
* sering mengatakan “telah melakukan pengajian teknologi” dalam membuktikan suatu masalahEJEKAN
sindiran yang manis buat roy surryo oleh beberapa komunitas :
* Kampret, ini adalah cara paling umum untuk menyebut gelar kebangsawanan KRMT
* Kermit, cara lain untuk menyebut gelar KRMT
* You Know Who
* Kutu KRMT
* KRMT = Keren Rapi Manis Terdidik
* Sang Pakar
* Pelawak Digital
* Pakar Pornomatika, karena kecenderungannya untuk melibatkan diri dalam berbagai kasus foto panas, seperti misalnya Bjah, Artika Sari Dewi, dlls.
* Sang Pembina, karena upayanya membina Priyadi dan Herman Saksono
* GildeRoy karena mirip dengan karakter Gilderoy Lockhart di film Harry Potter
* Sang Tebar Pesona, karena seringnya tebar pesona bila ada sesuatu tentang telematika indonesiaLAIN LAIN
Roy Suryo disinyalir adalah penyebab seringnya terjadi kecelakaan pada Tol Cipularang di sekitar KM 68.Roy Suryo sebenarnya bukan ahli telematika melainkan ahli aritmatika, terbukti dia mampu menghitung data statistik dengan sangat cepat (contoh : 68%)
Roy Suryo merupakan ahli telematika yang menguntungkan bagi provider Telekomunikasi, buktinya setiap ada berita baru selalu kirim SMS pada Wartawan
Roy Suryo merasa berhak menentukan menteri, terbukti waktu dipilihnya Muhammad Nuh menjadi Menkoinfo Yang baru, dia SMS ke wartawan kalo dia tidak mengenal Muhammad Nuh.
Roy Suryo mengangap dirinya sebagai ‘Penemu’ versi asli lagu ‘Indonesia Raya’.
Roy Suryo seorang “antek penjajah jepang”, dari video lagu “Indonesia raya” yang dia sebarkan menggambarkan bahwa kemerdekaan Indonesia merupakan hadiah dari jepang dengan adanya “Diperbolehkan Merdeka”
Sebetulnya ini adalah kali kedua saya menulis artikel ini, yang pertama, internet tiba-tiba down…pada saat saya submit editan saya…ah..dasar…gratisan,..heehehe…
Tergiur dari postingan om Caplang, dimana blog tersebut saya gunakan sebagai portal untuk menjelajah ke blogger lainnya, memanfaatkan feed reader yang ada pada pada halaman beliau.
Intinya, dengan mengutip pernyataan di atas, bahwa, andai saja para wartawan mau cross check berita yang telah di ungkapkan oleh Om Roy ini, mungkin tidak akan terjadi miskomunikasi seperti ini.
Jangan kira, hanya “kroco-kroco” dunia IT yang mengungkapkan hal yang senada, para punggawa IT pun, sudah mulai gerah dengan statement-statement produk dari om Roy ini, sebut saja pak Onno, atau rekan-rekan di Masyarakat Telematika.
Om Roy dimanfaatkan oleh para wartawan malas, dan di publikasikan via infotaintment, yang di konsumsi oleh 99% (angka tidak melalui survey, hanya rekaan semata) yang tidak mengerti betul tentang IT, hasilnya, tanggapan beliau seperti air di tengah padang pasir, berbeda dengan mereka yang “melek” IT, yang pastinya akan mengerenyitkan dahi, mencoba mengerti apa yang dikatakan, dan relevansinya terhadap topik yang dibicarakan.
Yah…akhirnya..terjadilah kesimpangsiuran informasi di dunia teknologi informasi…
Hi Roy..!
7:29 am by digitalmbul in Automotive,Safety Riding
Shell…itulah yang terpikirkan oleh otakku, ketika melihat indikator bahan bakar di motor harus segera di isi ulang.
Tentunya yang sesuai dengan ruteku adalah, Shell sebelum Bidakara Pancoran, masuk ke dalam areal pengisian bensin, tapi mataku sedikit melirik ke arah gambar di atas alat pengisian. Dan di kagetkan dengan sapaan ramah, “selamat pagi, pak..Super atau Super Extra..”…”oh…super..” jawabku terbata-bata. Sedangkan aku berusaha mengambil kamera yang terintegrasi di telpon selular ku. “Klik” walau bukan seperti itu suara yang dikeluarkan telpon selular ku, tapi paling tidak menceritakan kepada pembaca, bahwa aku telah selesai mengambil gambar ini…

Apa yang salah dalam gambar ini? Hanya himbauan untuk turun dari motor kan? Jangan diatas motor ketika bahan bakar dikucurkan ke dalam tangki?
Bukan…bukan ituuu….liat lagi dooong….
Aku dan kawan-kawanku selalu saja tidak pernah lelah menghimbau kepada masyarakat pengguna kendaraan roda dua untuk selalu aman dan nyaman berkendara. Dan sebaliknya, yang diceritakan dalam gambar tersebut…
Sebuah fenomena yang mengerikan, yang kita lihat sehari-hari dalam kehidupan sosial di jalan raya. Dalam 1 (satu) motor terdapat 4 penumpang, belum berhenti disitu, si Bapak menggunakan helm open face, sedangkan ibu dan anak-anaknya tidak menggunakan helm sama sekali.
Bukannya tidak berusaha, rekan-rekan pengendara motor sudah berusaha meneruskan surat keluhan ini kepada customer care dari pihak Shell, tapi ternyata tidak mendapat tanggapan.
Mungkin menurut mereka, ini hanya hal sepele, hanya sebuah gambar…bila memang itu yang terdapat dipikiran mereka..sungguh mereka tidak peka terhadap lingkungan.
cara apa yang dapat membuat mereka mendengar, membuat mereka tersadar, bahwa kampanye keselamatan bukan hanya milik pemerintah, instansi, atau pun klub komunitas..tapi milik semua..semua pengguna jalan raya, bahkan itu perorangan sekalipun.
Shell…apa kamu mendengar?
Oldies, but Goodies!
May 2013 update – Impact assessment for this consultation is now available.
Pupils target dangerous parkers
Traffic courts will deal with minor offences
This consultation sets out proposals to publish an Approved Code of Practice on Safety in Ports. Consultation period ends 22 May 2013.
The enquirer was travelling on a train which, due to a staff absence, cancelled the first class buffet car service on health and safety grounds.
What's the dilly, yo?
cerita-cerita dari Rio
Categories
Archives
digitaLmbuL’s FiLes Authors
More Information
Our Friends