Safety Gear yang sia-sia

Dari Kejauhan, terlihat orang ini memakai helm, lengan panjang, celana panjang, dan sepatu…tapi ketika kita melihat cara berkendara?

Posisi kanan dalam film itu memang untuk berjalan lurus, sepertinya truk tidak dapat melihat, karena jarak pengendara sepeda motor dengan truk terlalu dekat, sehingga driver tidak aware dengan kehadiran sepeda motor itu sendiri.

Jangan salahkan pengendara truk.
Pengendara truk berjalan pada jalurnya, dan kecepatan yang dilakukan termasuk wajar, mengingat tidak adanya simpang arus pada jalur tersebut. Pengendara truk melihat dengan view yang jauh, bayangkan saja, ketika kita mengendarai kendaraan yang lebih tinggi, otomatis, pandangan akan jauh berbeda dengan kita berkendara dengan kendaraan yang lebih pendek.
Sang pengendara motor, setelah menyalip dengan jarak dekat, lalu akselerasi standar membuatnya “tersusul” oleh truk tersebut.

Yah..memang begini jadinya, bila tidak memikirkan keselamatan diri sendiri…
Di jalan raya, bukan orang lain yang mengantisipasi manuver kita..tapi kita yang harus meng-antisipasi gerakan orang lain…ini yang sudah dilupakan oleh sebagian besar pengendara motor di Jakarta…

Mau jadi contoh selanjutnya?


Speak!  ayah, pekerja, dan penggiat keselamatan jalan...


7 Responses to “Safety Gear yang sia-sia”

  1. hiii…seyeemmm…

    Reply

  2. wah,,kacau bener tuu…
    jadi percuma aja pake perlengkapan septi yang lengkap tapi cara berkendara masih sembarangan…
    serem oom…

    Reply

  3. Febri Putra PetirNo Gravatar on February 5th, 2008 at 8:16 am

    bro…mana pelemnya, jadi kaga mudeng nih….hehehehehe

    Reply

  4. maklumlah…kan hosting gratisan…ntu nancep di layartancap.com, kalo dia lagi error..ya gue kena imbas..hehehehe

    Reply

  5. doooohhh seram kali pun

    Reply

  6. mana dia videonya?

    Reply

  7. sabar om….layartancap.com nya lagi error tuh..hehehehe

    Reply

Leave a Reply

CommentLuv badge