digitaLmbuL’s FiLes

cerita-cerita dari Rio

Sekilas tentang GRSP – MOT Helmet Action Plan Work Shop


Speak! I am the owner..what else??


—– Original Message —–
From: Allan
To: FSRJ@googlegroups.com ; redaksi@honda-tiger.or.id
Sent: Wednesday, November 07, 2007 12:18 AM
Subject: -FSRJ- Liputan GRSP – MOT Helmet Action Plan Work Shop

Sekilas tentang GRSP – MOT Helmet Action Plan Work Shop.

” Kematian dan luka berat akibat kecelakaan sepeda motor telah menjadi factor dominan pada situasi trauma jalan di Indonesia, jika diperhatikan secara seksama kecelakaan tertinggi terjadi pada jalan jalan utama di luar kota pada beberapa propinsi di Indonesia, Saya mencatat bahwa sepanjang periode libur lebaran tahun ini, liputan internasional melaporkan 322 orang tewas dan 75 % diantaranya pengendara sepeda motor…” Demikian diantaranya sambutan Robert Klein, GRSP Regional Programme Director East Asia pada pembukaan Work Shop Action Plan for Helmet Wearing di Hotel Four Sesion Jakarta 5-6 Nopember yang lalu.

Global Road Safety Partner Ship ( www.grsproadsafety.org), bekerja sama dengan Sekeretariat Jenderal ASEAN, dan Negara kelompok GRSP telah melaksanakan work-shop penggunaan Helm di Negara Negara Asean seperti Thailand, Laos, Kamboja, Vietnam, Malaysia dan di Indonesia.
Di Indonesia Work-Shop ini dilakukan atas kerjasama GRSP Indonesia dan Departemen Perhubungan, Work shop yang bertujuan membentuk rencana aksi penggunaan helm di Indonesia sebagai entry point untuk masalah keselamatan di Jalan ini, diikuti oleh pejabat dari Departemen teknis terkait, Akademisi, Sektor swasta dan tentu saja masyarakat pengguna sepeda motor.

Dari Pengguna sepeda motor yang diundang oleh panitia adalah Forum Safety Riding Jakarta, yang kemudian mengirimkan Syamsul-M ( HTML ), Lucky ( Yamaha Jupiter Owner Community ) dan Rio ( Daihatsu Taruna Club – Brigade Motor Club) , sebenarnya dari kalangan pengguna sepeda motor selain FSRJ, juga tampak terlihat hadir di work shop itu, seperti Suharjo Nugroho ( Jojo, HTML ), tapi kehadirannya membawa bendera sektor swasta.

Work Shop yang rencananya dibuka oleh Wapres ini akhirnya dibuka oleh Men Hub RI Bp Jusman Syafii Jamal, diawali sambutan ketua GRSP Internasional Robert Klein,kemudian Paparan tujuan diadakannya work shop oleh ketua GRSP Indonesia Bp Giri Suseno, dan selanjutnya diteruskan dengan paparan para ahli tentang helm, diantaranya :

Motorcyclist Safety Problem : International Prespective, oleh Robert Klein Direktur Program Asia, GRSP International.
Analisa Situasi Helm Di Indonesia, oleh Ellen Tangkudung, Ka Lab Transportasi UI
Malaysia Best Practise, oleh Prof Ir Dr Radin Umar, Dirjen Malaysia Institute of road safety
Proses Sertifikasi, oleh Sujaswin FHS, Ketua lembaga sertifikasi produk B4T Bandung.
Proses pengujian Helm, oleh Adi Prabowo, Kepala Lab Barang Teknik B4T Bandung.
Design Helm, oleh Thomas Lim, GM Manufacture Operation DMI
Edukasi Publik, oleh Sena Indra Permana, Ahli Edukasi Publik
Penegakan Hukum pemakaian Helm di Indonesia, oleh Dirlantas Polri
Profesional Development of Trafic Police Officers Building Enforcement Capabilty. Oleh Ray Shue, Former Assistant Comimisioner of Police Victoria Australia.

Setelah mendengarkan paparan para ahli, peserta yang datang dari berbagai penjuru Nusantara ini dibagi dalam 6 kelompok untuk mendiskusikan dan membentuk rencana aksi Nasional tentang penggunaan Helmet ini.

Penulis, mendapat kesempatan berpartisipasi pada kelompok yang membahas Keterlibatan masyarakat melalui LSM, dan pada kelompok yang membahas Capacity Building melalui Pendidikan

Diskusi pada setiap kelompok berjalan sangat menarik, berbagai kepentingan muncul walaupun ujung ujungnya adalah bagaimana penggunaan helm yang memenuhi standar keselamatan dapat terwujud segera, yang diyakini bersama sebagai salah satu instrument penting untuk menekan tingkat fatalitas yang terjadi pada korban kecelakaan pengguna sepeda motor di Indonesia.

Salah satu rencana aksi yang sempat penulis catat adalah diperlukannya kampanye yang intensive, sistematis dan dalam waktu yang lama untuk menumbuhkan kesadaran penggunaan helm yang benar dan memenuhi standar keselamatan di masyarakat, pada starata pendidikan dimulai dari TK hingga perguruan Tinggi, sementara cakupan kampanyenya menjangkau hingga ke level RT dan RW, kampanye ini selain melibatkan departemen terkait juga akan melibatkan klub-klub dan komunitas sepeda motor, jadi jika rencana aksi ini disetujui pemerintah maka dimasa mendatang klub dan komunitas yang selama ini concern dengan keselamatan akan sibuk dengan urusan kampanye penggunaan helm.
Keterlibatan klub dan komunitas pengguna sepeda motor dalam rencana aksi nasional ini, adalah dampak yang positive dari hadirnya perwakilan FSRJ di Work Shop ini yang memang secara gencar terus meyakinkan bahwa salah satu bagian dari masyarakat yang benar benar tahu akan situasi “lapangan” tentang helm adalah klub dan komunitas pengguna sepeda motor yang jumlahnya begitu banyak.

Selain kampanye, rencana aksi yang dihasilkan juga cukup banyak, dari mulai pendanaan, Koordinasi dan Management, pengembangan helm standar hingga Trauma Management and Services.

Demikian sekilas laporan dari GRSP-MOT Action Plan Work Shop.

Akhirnya saya ingin menyampaikan : Klub dan komunitas, bersiaplah menjadi bagian dari usaha bersama perbaikan keselamatan di jalan !


Allan
Think Again !

Leave a Response