Lingkungan Kuw

Karena ane sebagai pengguna jalan yang aktif, pengendara motor dalam keseharian, dan mobil pada akhir minggu. Mungkin lingkupnya adalah polusi udara yang dihasilkan kendaraan bermotor.

Setiap hari, jalan pagi, tidak ada yang berubah, asap dan asap dari knalpot kendaraan bermotor, terutama kendaraan umum. Ketika pemerintah provinsi selalu menjanjikan akan menuntaskan ini semua, tapi pada akhirnya selalu berujung kepada kebuntuan.
Pemerintah selalu membidik pengguna kendaraan pribadi, yang mungkin dalam menyumbangkan polusi asap hitam pekat tidak seberapa, dibandingkan kendaraan umum.
Kemana mereka? apakah selalu tunduk kepada nilai uang dan jabatan? Kenapa harus kendaraan pribadi yang dibidik? Kenapa tidak menyelesaikan terdahulu PR mereka, yaitu kendaraan umum.

Pada saat siang hari, saya berada di belakang sebuah bis, dan tiba-tiba “pfffuuuhhh” saya harus membuang muka saya ke kanan atau ke kiri, walaupun saya sudah menggunakan masker, dan helm full face. Saya selalu berpikir, mengapa ini terkesan tiada habisnya? lucunya lagi..Jakarta dinyatakan sudah menurun tingkat polusinya…hehehe..mungkin para penilainya berbaju kemeja bersih dan berdasi, yang selalu mendengar jilatan dari para bawahanya…hhmmm….gak tau juga deh……


Speak!  ayah, pekerja, dan penggiat keselamatan jalan...


2 Responses to “Lingkungan Kuw”

  1. mana ada gubernur DKI yg peduli ama asep hitam bus & angkot. Krn mrk semua naek mobil mewah. Dikentutin bajay juga masih ketawa.. wakakaka… pret luh gubernur! suatu saat alam akan marah sama sampeyan.

    Reply

  2. @dedengkotjalanan
    alam nanti udah bukan jadi kekhawatiran mereka..yang mereka khawatirkan adalah..apakah pendapatan akan berkurang atau tidak, bila diterapkan UU anti polusi?

    Reply

Leave a Reply

CommentLuv badge